KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PERUBAHAN ATAS PENGUMUMAN NOMOR: P. 92 TAHUN 2018 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENPPPA TAHUN ANGGARAN 2018

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 12 Oktober 2018
  • Dibaca : 4254 Kali

PENGUMUMAN

Nomor : P. 99 TAHUN 2018

 

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PENGUMUMAN NOMOR: P. 92 TAHUN 2018 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

DI LINGKUNGAN    

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

TAHUN ANGGARAN 2018

 
Sehubungan dengan Pengumuman  Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selaku Penanggung Jawab Pengadaan CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor: P.92 tahun 2018 tanggal 19 September 2018, dengan ini disampaikan hal sebai berikut:
  1. Diberitahukan untuk membaca dan memahami terlebih dahulu Pengumuman Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selaku Penanggung Jawab Pengadaan CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor: P.92 tahun 2018 secara cermat dan menyeluruh, sebelum membaca pengumuman perubahan ini.
  2. Beberapa perubahan pada Pengumuman Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selaku Penanggung Jawab Pengadaan CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor: P.92 tahun 2018, antara lain:
 
II. PERSYARATAN PELAMAR

No,

Semula 

Menjadi

12

Bagi pelamar umum berpendidikan Sarjana Strata 1 (S1), Indek Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (tiga koma nol) untuk Perguruan Tinggi Negeri dan 3.30 (tiga koma tiga) untuk Perguruan Tinggi Swasta

Bagi pelamar umum berpendidikan Sarjana Strata 1 (S1), Indek Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 (tiga koma nol) untuk Perguruan Tinggi Negeri dan 3.10 (tiga koma satu) untuk Perguruan Tinggi Swasta

 

15

Untuk semua jabatan dipersyaratkan memiliki TOEFL ITP/Paper Based Toefl minimal 450 (setara dengan Computer Based Toefl minimal 133/ Internet Based Toefl minimal 45/ TOEIC 405/IELTS 4) atau Toefl Prediction Test 500, yang telah diperoleh sejak bulan Agustus 2016 dan setelahnya, kecuali untuk pelamar dengan kriteria Putra/Putri Papua atau Papua Barat, Penyandang Disabilitas.

Untuk semua jabatan dipersyaratkan memiliki TOEFL ITP/Paper Based Toefl minimal 400 (setara dengan Computer Based Toefl minimal 133/ Internet Based Toefl minimal 45/ TOEIC 405/IELTS 4) atau Toefl Prediction Test 450 (dikeluarkan oleh lembaga pendidikan yang berwenang), yang telah diperoleh sejak bulan Agustus 2016 dan setelahnya, kecuali untuk pelamar dengan kriteria Putra/Putri Papua atau Papua Barat, Penyandang Disabilitas.

 

Jakarta, 10 Oktober 2018

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan

   Perempuan dan Perlindungan Anak

Selaku

Penanggung Jawab Pengadaan CPNS

Kementerian Pemberdayaan Perempuan

dan Perlindungan Anak

 

 

Pribudiarta Nur Sitepu

 

Silahkan download informasi pengumuman ini selengkapnya :

Pengumuman no 99 thn 2018 ttg perubahan atas pengumuman no 92 thn 2018 cpns 2018

Pengumuman Nomor : P.  92 TAHUN 2018

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 15 Februari 2019

PENTINGNYA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK UNTUK HINDARKAN PAPARAN PORNOGRAFI (92)

Teknologi pada dasarnya bersifat netral layaknya mata pisau bagi para penggunanya, termasuk anak – anak.
Siaran Pers, Kamis, 14 Februari 2019

PERSIAPKAN CSW KE-63, ASIA-PASIFIK GELAR PERTEMUAN (97)

Bangkok (13/02) – Menyambut sidang Commision on the Status of Women atau CSW ke-63 yang akan digelar pada 11-22 Maret…
Siaran Pers, Senin, 11 Februari 2019

GAUNGKAN PROGRAM PPPA DI AKHIR PERIODE KERJA     (303)

ahun 2019 merupakan tahun terakhir periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014 – 2019. Namun di sisa waktu yang…
Siaran Pers, Sabtu, 09 Februari 2019

PERS RESPONSIF GENDER LINDUNGI PEREMPUAN, ANAK, DAN WARTAWAN (175)

Di hadapan Presiden RI, Joko Widodo hari ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menandatangani nota kesepahaman antara…
Siaran Pers, Jumat, 08 Februari 2019

STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI MEDIA (166)

Media massa di Indonesia dinilai masih belum ramah anak. Meski isu anak dalam tema-tema tertentu telah menjadi isu menarik yang…