KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Profil Anak Indonesia Tahun 2015

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 08 Juni 2016
  • Dibaca : 5888 Kali
Dalam beberapa dekade terakhir, hasil pembangunan telah dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia, tidak terkecuali penduduk berusia 0-17 tahun.Keberhasilan tersebut diantaranya adalah di bidang pendidikan. Pada 2014, sekitar 83,83 persen anak 5-17 tahun berstatus masih sekolah. Meskipun jika dilihat menurut kelompok umur, kecenderungannya adalah semakin meningkat umur maka semakin menurun persentase penduduk masih sekolah. Pada kelompok umur 7-12 tahun, persentase yang masih sekolah adalah 98,92 persen dan menurun sekitar 5 persen (94,44 persen) pada kelompok umur 13-15 tahun dan menurun lagi hampir 20 persen pada kelompok umur 16-17 tahun menjadi hanya 78,39 persen saja. Sementara itu, Angka Putus Sekolah pada jenjang pendidikan SD adalah sebesar 1,41 persen pada tahun 2014, pada jenjang pendidikan SMP,angka putus sekolah mencapai2,24 persen dan pada jenjang pendidikan sekolah menengah angka putus sekolah mencapai 1,74 persen. Ada sebesar 39,48 persen anak berumur 7-17 tahun yang putus sekolah disebabkan karena tidak adanya biaya, 9,77 persen karena bekerja, 3,92 persen karena sekolah jauh, 4,86 persen karena menikah atau mengurus rumahtangga, dan sisanya karena alasan lainnya. Selain itu, masih ada sekitar 0,30 persen anak berusia 16-17 tahun yang tidak mempunyai kemampuan baca tulis.