MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 21 April 2016
  • Dibaca : 2054 Kali

 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

Siaran Pers Nomor: 33 /Humas KPP-PA/4/2016

            Jakarta (21/4) - Hari Kartini ini merupakan momentum tepat untuk menyegarkan ingatan kita tentang pesan Ibu Kartini yang telah berjuang untuk menyuarakan hak perempuan untuk mendapatkan akses yang sama dengan laki-laki dalam rangka memenuhi haknya sebagai manusia seutuhnya. Pada diskusi kali ini, Kementerian PP dan PA berusaha mengangkat prestasi dan sumbangsih yang dapat diberikan seorang perempuan dalam kehidupannya.

            Narasumber pada diskusi kali ini yang terdiri dari Yohana Yembise (Menteri PP dan PA), Heni Sri Sundani (Mantan TKI, Top 30 Social Entrepreneur, Pendiri AgroEdu Jampang Community), Salma Indria Rahman (Pendongeng Boneka Jari, Juki and Friends), Yanti Nisro Corbett (Deputy Managing Director DEKA Marketing), dan Wida Nurfarida (Kepala Satuan Kerja Tol Cisumdawu, Pimpinan Proyek Pembangunan Tol, PUPR). Mereka dipilih bukan melalui sebuah kompetisi atau nilai penjurian, melainkan apresiasi atas kisah dan cerita hidup mereka yang inspiratif, memberikan dampak bagi sekelilingnya, dan mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya. Di luar sana banyak perempuan hebat lainnya, namun setidaknya mereka dapat mewakili.

            Menteri Yohana mengakui bahwa pada saat ini sudah banyak perempuan hebat yang lahir di Indonesia dan muncul ke permukaan, namun bukan berarti tantangan kita selesai di sini. Masih banyak yang harus diperjuangkan, salah satunya adalah perubahan pola pikir bagi masyarakat yang masih terpasung budaya, agama maupun stereotype lainnya yang masih mendiskriminasikan perempuan. “Perempuan adalah tiang negara, maka akses bagi perempuan untuk memenuhi haknya menjadi sangat penting, salah satunya adalah pendidikan,” tambah Menteri Yohana.

            Kiranya kesempatan seperti ini dapat menularkan semangat Kartini, khususnya kepada perempuan-perempuan Indonesia untuk dapat memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki dalam mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan. “Kita harus bersama-sama melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi karena sebuah negara dapat dikatakan maju bila perempuan dan anak berada di garis aman (terpenuhi haknya dan bebas dari kekerasan). Selamatkan satu perempuan sama dengan menyelamatkan satu bangsa, selamatkan satu perempuan Indonesia sama dengan selamatkan bangsa Indonesia,” pungkas Menteri Yohana.

 

    HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Berbaju Adat NTT, Presiden Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Nusantara (72)

Presiden Joko Widodo pada Jumat, 14 Agustus 2020, akan menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato…
Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Kesetaraan Gender di Ruang Redaksi Media (49)

Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan mengatakan saat ini, seringkali pemberitaan di media massa cenderung menyudutkan dan mengeksploitasi…
Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Kemen PPPA Berikan Pendampingan Psikologi Pada Anak Korban Kekerasan Seksual di Sukabumi   (63)

Kabandungan, Kab. Sukabumi (14/08) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan pendampingan psikologi untuk menghilangkan trauma kepada…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (36)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (42)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…