MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 21 April 2016
  • Dibaca : 1323 Kali

 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

Siaran Pers Nomor: 33 /Humas KPP-PA/4/2016

            Jakarta (21/4) - Hari Kartini ini merupakan momentum tepat untuk menyegarkan ingatan kita tentang pesan Ibu Kartini yang telah berjuang untuk menyuarakan hak perempuan untuk mendapatkan akses yang sama dengan laki-laki dalam rangka memenuhi haknya sebagai manusia seutuhnya. Pada diskusi kali ini, Kementerian PP dan PA berusaha mengangkat prestasi dan sumbangsih yang dapat diberikan seorang perempuan dalam kehidupannya.

            Narasumber pada diskusi kali ini yang terdiri dari Yohana Yembise (Menteri PP dan PA), Heni Sri Sundani (Mantan TKI, Top 30 Social Entrepreneur, Pendiri AgroEdu Jampang Community), Salma Indria Rahman (Pendongeng Boneka Jari, Juki and Friends), Yanti Nisro Corbett (Deputy Managing Director DEKA Marketing), dan Wida Nurfarida (Kepala Satuan Kerja Tol Cisumdawu, Pimpinan Proyek Pembangunan Tol, PUPR). Mereka dipilih bukan melalui sebuah kompetisi atau nilai penjurian, melainkan apresiasi atas kisah dan cerita hidup mereka yang inspiratif, memberikan dampak bagi sekelilingnya, dan mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya. Di luar sana banyak perempuan hebat lainnya, namun setidaknya mereka dapat mewakili.

            Menteri Yohana mengakui bahwa pada saat ini sudah banyak perempuan hebat yang lahir di Indonesia dan muncul ke permukaan, namun bukan berarti tantangan kita selesai di sini. Masih banyak yang harus diperjuangkan, salah satunya adalah perubahan pola pikir bagi masyarakat yang masih terpasung budaya, agama maupun stereotype lainnya yang masih mendiskriminasikan perempuan. “Perempuan adalah tiang negara, maka akses bagi perempuan untuk memenuhi haknya menjadi sangat penting, salah satunya adalah pendidikan,” tambah Menteri Yohana.

            Kiranya kesempatan seperti ini dapat menularkan semangat Kartini, khususnya kepada perempuan-perempuan Indonesia untuk dapat memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki dalam mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan. “Kita harus bersama-sama melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi karena sebuah negara dapat dikatakan maju bila perempuan dan anak berada di garis aman (terpenuhi haknya dan bebas dari kekerasan). Selamatkan satu perempuan sama dengan menyelamatkan satu bangsa, selamatkan satu perempuan Indonesia sama dengan selamatkan bangsa Indonesia,” pungkas Menteri Yohana.

 

    HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (28)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (34)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (450)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (114)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (96)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019