PRESS RELEASE : Halmahera Barat Menuju Kab. Layak Anak

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 07 Mei 2016
  • Dibaca : 1450 Kali

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

     REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

Halmahera Barat Menuju Kabupaten Layak Anak

Siaran Pers Nomor: 42/Humas KPP-PA/05/2016

Jailolo, Halmahera Barat (7/5) – Mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku Utara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mendatangi Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Menteri Yohana melakukan pencanangan program One Student Save One Family (OSSOF) di Kampus Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau, Halmahera Barat. Menteri Yohana menilai akses pendidikan yang dapat diakses oleh kaum perempuan dan anak masih sangat rendah. Oleh karena itu dengan adanya program OSSOF ini dapat menjawab permasalahan yang dialami perempuan dan anak.


"OSSOF merupakan program kemitraan antara kampus/dunia akademis dengan masyarakat. Dengan program ini diharapkan mahasiswa dapat mengidentifikasi permasalahan yang ada di dalam keluarga, sehingga program ini bisa menditeksi sekaligus mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak sehingga 1 mahasiswa dapat menyelamatkan 1 keluarga dari terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Menteri Yohana di Kampus STPK Banau,

Halmahera Barat, Jumat (6/5).

              Usai mencanangkan program OSSOF di kampus tersebut, Menteri Yohana melanjutkan kunjungan ke Desa Balisoan. Meski hujan deras mengguyur desa tersebut, namun tak menyurutkan semangat anak-anak Desa Balisoan untuk menyambut kedatangan Menteri Yohana. Dalam kesempatan tersebut, didampingi Bupati Halmahera Barat, Danny Missy, Menteri Yohana melakukan Pencanangan Halmahera Barat Menuju Kabupaten Layak Anak (KLA). "Ini merupakan pencanangan KLA pertama di Provinsi Maluku Utara. Anak-anak merupakan aset Halmahera Barat sehingga harus dijaga dan dilindungi. Saya menitipkan anak-anak ini kepada Bapak Bupati. Secara bertahap kita harus bangun semua sarana dan prasarana yang ramah anak. Saya berharap dengan dicanangkannya Kab. Halmahera Barat menuju KLA dapat membantu menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Menteri Yohana di hadapan sekitar seribu anak-anak dan perempuan Halmahera Barat.

                Menteri Yohana pun sempat melakukan dialog langsung dengan anak-anak. Dialog berlangsung santai dan penuh gelak tawa. Namun, saat seorang anak menyampaikan perasaan sedihnya akibat ditinggal meninggal dunia ayahnya dan khawatir tidak dapat melanjutkan pendidikannya, Menteri Yohana menitikkan air mata dan berjanji akan memberikan beasiswa kepada anak tersebut. Kegiatan diakhiri dengan menyaksikan prosesi nikah massal gratis bagi 820 orang dan pemberian akta kelahiran gratis bagi anak-anak se-Kab Halmahera Barat.

             Sementara itu, hari ini Sabtu (7/5) Menteri Yohana mengunjungi masyarakat adat Papua di Desa Gueria, Kec. Jailolo, Kab. Halmahera Barat. Menteri Yohana berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada perempuan dan anak, seperti menyediakan sarana dan prasarana industri rumahan bagi perempuan dan rumah pintar untuk anak-anak.

              Kegiatan Menteri Yohana ditutup dengan menghadiri Festival Teluk Jailolo 2016 dengan tema "Pesona Budaya Kepulauan Rempah" di Pelabuhan Jailolo, Kab. Halmahera Barat. Menteri Yohana mengatakan peran perempuan dan anak dalam sektor pariwisata sangat besar karena dapat mendukung pengentasan kemiskinan masyarakat.

 

DAN PERLINDUNGAN ANAKHUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Telp.& Fax (021) 3456239,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (46)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (64)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (40)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (62)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (249)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…