PRESS RELEASE : Pemerintah Dukung Wirausaha Kaum Perempuan

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 23 Mei 2016
  • Dibaca : 1960 Kali

            KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

Pemerintah Dukung Wirausaha Kaum Perempuan

Siaran Pers Nomor:  46/Humas KPP-PA/4/2016

                                      

China (23/5) –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan kunjungan kerja ke Republik Rakyat Cina dalam rangka pertemuan Women Leadership W20. Pertemuan ini dahulunya sebagai pertemuan Menteri Keuangan atau Gubernur Bank Sentral untuk membahas tentang sektor keuangan global dan seterusnya. Keterlibatan Indonesia dalam pertemuan ini sangat penting untuk saling berbagi pengalaman dalam upaya memberdayakan dan melindungi perempuan serta melibatkan perempuan dalam pembangunan nasional, baik di lembaga legislative, eksekutif dan yudikatif.      

    Dalam pertemuan tersebut, Menteri Yohana juga memaparkan berbagai program Kementerian PP dan PA. Salah satunya kebijakan melindungi perempuan dan anak dari tindakan kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan orang dan pornografi. Untuk pemberdayaan perempuan, KPP dan PA sedang menggalakkan program Planet 50 : 50, yaitu untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk kaum perempuan dapat maju dan setara dengan laki-laki. Sehingga perempuan yang jumlahnya hampir mencapai setengah dari jumlah penduduk ini bisa mendapatkan peluang dan manfaat dalam akses pembangunan nasional. “Lima puluh lima puluh juga berarti  yang dilipatgandakan dengan angka 50. Setiap ada peluang berikan kepada perempuan 50, kemudian dilipatgandakan sekian kali 50 dan seterusnya,” ujar Menteri.

    Di sela pertemuan tersebut, Menteri diwawancarai CCTV, yang merupakan salah satu jaringan TV nasional China serta menjelaskan pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap wirausaha yang dijalankan kaum perempuan.

    Menurut Menteri Yohana, di Indonesia sekitar 98 persen dari semua usaha ekonomi yang jumlahnya kira-kira 45 juta adalah usaha mikro dan sekitar 50-60 persennya merupakan pelaku perempuan. Dengan jumlah yang sangat besar itulah, pemerintah berupaya membantu wirausaha yang dilakukan perempuan dengan memberikan bantuan dan perlindungan sosial bagi mereka.  “Usaha para perempuan ini perlu dibantu agar usahanya lebih baik lagi,” ucapnya. 

     Menteri Yohana juga menekankan pentingnya keterlibatan Indonesia dalam pertemuan W20.  Ajang pertemuan ini dapat menjadikan masing-masing antarnegara saling berbagi pengalaman.  “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berusaha untuk terus melibatkan  sebanyak-banyaknya  perempuan dalam pembangunan nasional”.            

 

HUMAKEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN 

DAN PERLINDUNGAN ANAK                 

Telp.& Fax (021) 3448510,

Email :humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

PPT KTPA Bentuk Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Anak (46)

Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA) RSUD Beriman Balikpapan yang berdiri sejak Februari 2019 memberikan penanganan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Teman Sebaya Dukung Sekolah Ramah Anak (52)

Teman Sebaya berperan besar dalam mendorong terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA).
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Ayo ke PUSPAGA, Demi Keluarga Berkualitas! (43)

Menjadi orang tua di zaman sekarang memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua di zaman dahulu.
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (67)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (86)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"