MENTERI YOHANA BUKA PELATIHAN CALON TENAGA KERJA PEREMPUAN PROGRAM WANITA INDONESIA HEBAT (WIH)

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 20 Juni 2016
  • Dibaca : 4617 Kali

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI YOHANA BUKA PELATIHAN CALON TENAGA KERJA PEREMPUAN

PROGRAM WANITA INDONESIA HEBAT (WIH)

Siaran Pers Nomor: B-60/Set/Rokum/MP 01/06/2016

Mataram, NTB (20/6) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini membuka pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari program Wanita Indonesia Hebat (WIH). Program WIH merupakan bagian dari strategi Kementerian PP dan PA, yaitu 3ENDs untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia, dan mengakhiri kesenjangan akses sumberdaya ekonomi terhadap perempuan.

 

“Saya mengapresiasi komitmen pemerintah daerah provinsi NTB, tim pelaksana pelatihan calon Tenaga Kerja Perempuan yang berada di Mataram, yang terdiri dari unsur Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Balai Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia Mataram, Tim Wanita Indonesia Hebat Nasional, dan Tahir Foundation. Perjuangan panjang kita bersama untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri semoga dapat terlaksana dengan baik,” ujar Menteri Yohana saat membuka pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari program Wanita Indonesia Hebat (WIH) di Mataram, NTB, Senin (20/6).  

 

Menteri Yohana menuturkan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja perempuan Indonesia yang bermartabat, berkeahlian, berketahanan, dan berdaya saing melalui pelatihan yang berkualitas; mewujudkan pelatihan kerja yang efektif dan efisien dalam rangka pengendalian dan penjaminan mutu calon tenaga kerja perempuan dan mengoptimalkan seluruh sumber daya pelatihan kerja yang ada di daerah sekaligus mendukung pemerintah dalam upaya mewujudkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian dan keterampilan sebelum bekerja ke luar negeri.

 

“Kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan upaya perbaikan kualitas hidup perempuan, terutama melalui akses sumberdaya ekonomi. Saya berharap calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan bahasa serta memiliki karakter bangsa yang kuat akan dapat terhindar dari kerentanan tindakan kekerasan. Selain itu, diharapkan pula pelatihan ini dapat menjadi pola pelatihan baru peningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki sesuai dengan tuntutan permintaan pasar dan memperhatikan kebutuhan perempuan itu sendiri.

 

Pelatihan di NTB ini merupakan pelatihan perdana dari Program WIH yang merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian PP dan PA dengan Tahir Foundation yang telah ditandatangani pada Mei 2015 lalu yang dilakukan di Kementerian Dalam Negeri, disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Ketenagakerjaan. Kemudian pada waktu yang sama dilakukan pula penandatanganan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Tahir Foundation. Pelatihan perdana di Mataram ini dimulai dengan pelatihan bagi perawat dan bidan, sesuai dengan permintaan pihak luar negeri sebagai negara tujuan. Selanjutnya, akan dilaksanakan pula pelatihan bagi tenaga-tenaga kewirausahaan dan pariwisata.

 

             HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (7)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (79)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (91)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (80)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (62)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…