PRESS RELEASE :MENTERI YOHANA KUKUHKAN PELATIHAN SATUAN TUGAS PENANGANAN MASALAH PEREMPUAN DAN ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 15 Agustus 2016
  • Dibaca : 3149 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

MENTERI YOHANA KUKUHKAN PELATIHAN SATUAN TUGAS PENANGANAN MASALAH PEREMPUAN DAN ANAK

Siaran Pers Nomor:B-77/Set/Rokum/MP 15/08/2016

Kediri (15/8) Perempuan dan anak merupakan sumberdaya potensial dalam pembangunan Indonesia. Kekuatan keduanya berperan dalam mengisi pembangunan di berbagai bidang, sekaligus dapat mengantarkan Indonesia menjadi salah satu bangsa yang besar, kuat dan mandiri. Sayangnya, kondisi sebagian perempuan dan anak masih mengalami tindakan kekerasan, pelecehan dan perdagangan orang. Perempuan juga kerap dirugikan dalam masalah keperdataan yang menyebabkan mereka tidak memperoleh hak yang sama, seperti kasus perebutan harta dan hak waris, hak pengasuhan anak, perceraian, tuntutan ganti rugi dan kasus ketenagakerjaan. Hal ini dikatakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise pada acara pembukaan pelatihan Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak di Gedung Walikota Kediri, Surabaya (15/8).


 


Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia selama 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2011 dengan total jumlah kekerasan sebanyak 2.178 terus meningkat hingga mencapai 4.309 pada tahun 2015. Namun demikian yang dilaporkan justru jauh lebih sedikit, dibandingkan dengan jumlah sebenarnya. Karena pada umumnya perempuan dan anak korban kekerasan sering merasa ragu, maupun takut dalam melaporkan kekerasan yang dialaminya. Atau ada kendala lain seperti sulitnya akses dalam mencapai layanan pengaduan dan kurangnya informasi yang dimiliki perempuan dan anak.


 

 

Banyaknya permasalahan perempuan dan anak ini melatarbelakangi Kementerian PP dan PA untuk membentuk Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak, baik di tingkat pusat maupun daerah untuk melakukan upaya- upaya membantu korban dan pendampingan untuk mendapat layanan yang dibutuhkan,” ujar Menteri Yohana.

Satgas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak, memiliki fungsi antara lain:
a. Melakukan penjangkauan terhadap perempuan dan anak yang mengalami permasalahan
b. melakukan identifikasi kondisi dan layanan yang dibutuhkan perempuan dan anak yang mengalami permasalahan
c. melindungi perempuan dan anak di lokasi kejadian dari hal yang dapat membahayakan dirinya
d. menempatkan dan mengungsikan perempuan dan anak yang mengalami permasalahan ke Bagian pengaduan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau lembaga layanan lainnya
e. melakukan rujukan dan/atau rekomendasi kepada Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak terdekat atau lembaga layanan perempuan dan anak untuk mendapatkan layanan lebih lanjut.


 

Pembentukan Satgas PPPA untuk salah satu cara penanganan permasalahan perempuan dan anak sebab begitu besar peran perempuan anak bagi negara, maka sudah sewajarnya mereka dilindungi dan diberikan perlakuan khusus untuk memenuhi hak asasinya serta berhak bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat manusia. Hal ini pun sudah terjamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Hal ini bukan hanya menjadi tugas Satgas PPA namun merupakan tanggung jawab kita semua. Seluruh lapisan masyarakat dari berbagai kalangan seperti badan usaha, media, LSM dan lainnya harus bersama- sama bergandengan tangan menangani, mencegah dan menyelesaikan masalah terkait perempuan dan anak, "pungkas Menteri Yohana.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 13 Mei 2021

Rayakan Idul Fitri, Menteri Bintang Ingatkan Gerakan #Berjarak ( 87 )

Merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Akan tetapi di tengah wabah pandemic Covid-19 saat ini,…

Siaran Pers, Rabu, 12 Mei 2021

Sambut Lebaran, Kemen PPPA Ajak Masyarakat Gencarkan Gerakan #Berjarak ( 49 )

Dalam rangka menyambut libur lebaran, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat di seluruh…

Siaran Pers, Rabu, 12 Mei 2021

Daya Beli Masyarakat Meningkat, Kemen PPPA Ajak UMKM Perempuan Go Online ( 627 )

Daya beli masyarakat dinilai mulai meningkat seiring keberhasilan sejumlah program pemulihan ekonomi nasional yang diterapkan pemerintah selama pandemi. Maka untuk…

Siaran Pers, Senin, 10 Mei 2021

DWP Kemen PPPA Serahkan 175 Paket Lebaran Kepada Staf Pendukung Kemen PPPA ( 847 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga secara simbolis menyerahkan 175 paket lebaran kepada staf pendukung, yaitu petugas keamanan,…

Siaran Pers, Senin, 10 Mei 2021

Menteri PPPA: Setiap Masyarakat Punya Hak Setara Atas Pendidikan ( 717 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menegaskan bahwa seluruh masyarakat Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak…