Press Release : PENDAYAGUNAAN TIK DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 01 Agustus 2016
  • Dibaca : 2771 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

    

PENDAYAGUNAAN TIK DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

 

Siaran Pers Nomor: B-73/Set/Rokum/MP 01/08/2016

 

Jakarta (1/8) – Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengalami akselerasi yang sangat cepat. Sayangnya, Indonesia dengan wilayah yang sangat luas, saat ini belum merata untuk akses infrastrukturnya. Namun demikian, Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia hadir dengan infrastruktur metropolitan menuju smart city unggulan. Jakarta dengan daya saing ekonomi yang sangat tinggi juga harus siap dalam persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan perkembangan TIK menjadi kebutuhan bagi pemberdayaan masyarakat Jakarta menuju masyarakat mandiri dan maju.  

“Laki-laki ataupun perempuan memiliki kesamaan untuk memperoleh kesempatan dalam menggunakan TIK. Kesempatan bagi keduanya mampu mendorong peran dan partisipasi untuk kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, pertahanan dan keamanan nasional, serta pembangunan. Setiap orang memiliki peluang atau kesempatan sehingga memperoleh manfaat yang sama dari TIK untuk mengambil keputusan terhadap cara penggunaan dan hasil sumber daya tersebut,” ujar Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian PP dan PA, Agustina Erni pada acara roadshow “Seputar Perempuan dan Anak – SEREMPAK.ID” di Jakarta, Senin (1/8).

Jakarta sebagai ibukota negara dipilih sebagai tempat roadshow atau sosialisasi ketiga setelah Kota Makassar dan Surabaya dengan tema ”Pendayagunaan Potensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pemberdayaan Perempuan.” Roadshow Serempak 2016 ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kesenjangan gender di bidang TIK atau wujud kesetaraan gender melalui TIK berbasis masyarakat, yang berfungsi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat menuju perubahan yang positif dan arah yang lebih baik.

“Mengingat daya saing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang begitu tinggi, maka perempuan perlu meningkatkan kapasitas dan daya saingnya. Untuk meningkatkan peran perempuan, maka kebijakan dan program pembangunan yang dikembangkan seharusnya dapat mengintegrasikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan perempuan ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pada seluruh kebijakan dan program pembangunan nasional,” tambah Erni.

Saat ini TIK menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Berdasarkan data APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) untuk tahun ini, pengguna internet aktif sudah mencapai 88.1 juta orang. Dengan komposisi pengguna internet perempuan dan laki-laki yang hampir sama besar (perempuan 51% dan laki-laki 49%), serta pengguna sosial media terbesar adalah perempuan. Hal ini menunjukkan perempuan Indonesia sudah melek teknologi.

Oleh karena itu, Serempak hadir sebagai website seputar perempuan dan anak yang berupaya meningkatkan akses perempuan di pemerintah, jasa, pendidikan, pengetahuan, dan mengakomodir kebutuhan perempuan. Serempak juga mendorong pemberdayaan perempuan pada semua lini kehidupan. Sasaran website Serempak, yaitu perempuan dengan tujuan mengoptimalkan pemanfaatan internet untuk produktivitas pribadi, pembelajaran, peningkatan ekonomi keluarga, dan meminimalisasi dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap kelompok perempuan. Roadshow website Serempak ini diharapkan dapat menjadi referensi media informasi, edukasi, dan komunikasi perempuan berbasis masyarakat.

                                                      

  

                                                     PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (51)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Kemen PPPA Dorong Pemerintah Daerah Tempatkan Isu Perkawinan Anak Sebagai Isu Prioritas (43)

Pada 2019 terdapat kenaikan jumlah provinsi dengan angka perkawinan anak di atas rata-rata nasional, dari yang semula 20 provinsi di…
Siaran Pers, Rabu, 05 Agustus 2020

Pro dan Kontra RUU PKS, Menteri Bintang: Mari Bersatu Ciptakan Payung Hukum yang Komprehensif  (64)

Jakarta (3/08) – Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) mulai dari konsep, naskah akademik, sampai dapat menjadi rancangan…
Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (426)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (110)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…