Press Release :MENTERI PP DAN PA : MARI LINDUNGI ANAK INDONESIA

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 03 Agustus 2016
  • Dibaca : 2128 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

    

MENTERI PP DAN PA : MARI LINDUNGI ANAK INDONESIA

 

Siaran Pers Nomor: B-74/Set/Rokum/MP 01/08/2016

 

Makassar (3/8) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini memulai kunjungan kerjanya ke sejumlah Kabupaten di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Pada acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 Provinsi Sulawesi Selatan, Menteri Yohana mengatakan masa depan anak-anak Indonesia dipengaruhi oleh  pola asuh orangtua, terutama ibu. Ketika usia dini, orangtua harus lebih ekstra dalam memberikan perhatian kepada anak-anak mereka.


 

"Orangtua harus fokus dalam mendidik anak dan jangan lengah dalam pola pengasuhannya. Tidak dapat dipungkiri perkembangan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) yang begitu cepat mengharuskan para orang tua mengawasi dan mendampingi dalam setiap fase perkembangan anak. Anak adalah aset, investasi, dan generasi penerus bangsa di masa depan. Oleh karena itu, mari kita bersama melindungi mereka," ujar Menteri Yohana di
depan ratusan guru PAUD di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (3/8).


 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana mengingatkan pentingnya melindungi perempuan dan anak di Provinsi Sulawesi Selatan. Yohana berharap tidak ada lagi tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut karena mereka merupakan aset pembangunan. Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Lukman mengatakan mendidik anak adalah tugas kita bersama. Orangtua tidak bisa melepaskan sepenuhnya anak kepada guru di sekolah karena mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah bersama orang tua.


 

"Saya minta guru PAUD lebih memperhatikan anak didiknya. Perhatikan keluarga dan latar belakang keluarganya. Hal ini agar dapat mendeteksi dini kecenderungan terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah," ujar Agus.

 

Usai berkunjung ke Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Menteri Yohana mendeklarasikan Kabupaten Pangkep Menuju Kota Layak Anak (KLA), mencanangkan SMKN 1 Bungoro, Kabupaten Pangkep sebagai Sekolah Ramah Anak, dan berkunjung ke Puskemas Segeri, Kabupaten Pangkep sebagai inisiator Puskesmas Ramah Anak. Kedua lokasi tersebut nantinya akan dijadikan percontohan guna memenuhi 31 indikator menuju KLA.

 

 

                                                     

  

                                                     PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (10)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (9)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (17)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (9)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (28)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…