KEMENPPPA DAN KPI SEPAKAT BANGUN MEDIA SENSITIF GENDER DAN RAMAH ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 02 Februari 2017
  • Dibaca : 3044 Kali
...


 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

 

PRESS RELEASE

 

KEMENPPPA DAN KPI SEPAKAT BANGUN MEDIA SENSITIF GENDER

DAN RAMAH ANAK

 Siaran Pers Nomor:B-003/Set/Rokum/MP 01/02/2017

 

Jakarta (1/2) - Peran media massa saat ini sangat strategis dalam memberikan perubahan kepada masyarakat yang lebih baik, namun pada saat bersamaan, media  juga bisa menjadi agen pelanggeng atas beragam pandangan dan praktik negatif yang ada, oleh karenanya upaya untuk mendorong dan membangun media yang sensitif gender serta ramah anak amatlah penting. Atas dasar hal tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), Yohana Yembise, hari ini menandatangani nota kesepahaman terkait Perlindungan Perempuan dan Anak di bidang penyiaran bersama dengan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Yuliandre Darwis di gedung kantor KPI, Jakarta, Rabu (1/2).

 

“KPI memiliki peran yang strategis sebagai regulator penyelenggaraan penyiaran di Indonesia, serta memiliki wewenang dan lingkup tugas meliputi pengaturan penyiaran yang diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik, Lembaga Penyiaran Swasta, dan Lembaga Penyiaran Komunitas,” ujar Menteri Yohana.


 

Menteri Yohana menambahkan anak-anak merupakan kelompok usia yang paling rentan terkena dampak positif maupun negatif dari media massa terutama media penyiaran, meskipun media massa juga menjalankan fungsi mendidik, menghibur, menginformasikan dan mempengaruhi. Di sisi lain, keberadaan media massa kini juga dinilai masih memberikan informasi informasi atau berita-berita dan tayangan tentang kekerasan, kriminal, pelecehan seksual dan berita yang merendahkan perempuan bisa membuat anak-anak terpengaruh untuk berperilaku demikian.

 

Tidak hanya bagi anak-anak, media massa di Indonesia juga sebagai bagian dari lingkaran produksi yang berorientasi demi mencari keuntungan sehingga terkadang pemberitaannya mengenyampingkan informasi yang sensitif gender.


 

“Semoga penandatanganan Kesepahaman Bersama ini menjadi momentum untuk mewujudkan isi siaran yang bebas dari segala bentuk muatan kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, pelabelan dan merendahkan harkat perempuan dan anak, serta meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengupayakan perlindungan perempuan dan anak Indonesia dari pengaruh negatif tayangan media,” tutup Menteri Yohana.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

 

Publikasi Lainya

Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (152)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (62)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…
Siaran Pers, Kamis, 30 Juli 2020

Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Bintang: Lawan dan Akhiri Segala Bentuk Perdagangan Orang (67)

Jakarta (30/07) – Dalam rangka peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Berantas Perdagangan Orang dengan Modus Eksploitasi Seksual di Media Daring, Kemen PPPA : Kenali Modusnya dan Pahami Perkembangan Teknologi (81)

Munculnya pemberitaan terkait kasus perdagangan orang dengan modus eksploitasi seksual anak di media daring (online) terhadap 305 anak yang dilakukan…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Hilangkan Rasa Malu, Maksimalkan Pendampingan dan Perlindungan ABK Terhadap Covid-19 (72)

Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya menghilangkan perasaan malu karena dapat menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan dan perlindungan…