PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAHAN DI KECAMATAN TEON NILA SERUA, MALUKU TENGAH

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 28 Mei 2017
  • Dibaca : 2113 Kali
...


KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAHAN DI KECAMATAN TEON NILA SERUA, MALUKU TENGAH

  Siaran Pers Nomor: B- 048/Set/Rokum/MP 01/05/2017

 

Seram Bagian Barat, Maluku (27/5) – Mengakhiri kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengunjungi Negeri Jerili dan Negeri Kamariang, Kecamatan Teon Nila Serua, Maluku Tengah, Sabtu (27/5). Kedua desa tersebut tengah mengembangkan kelompok usaha perempuan yang menghasilkan berbagai macam produk rumah tangga.


 

“Kami berkomitmen kuat untuk meningkatkan kapasitas perempuan Indonesia dengan memberdayakan mereka melalui penguatan ekonomi perempuan. Melalui program pengembangan Industri Rumahan (IR) diharapkan dapat memberdayakan perempuan di bidang ekonomi untuk menyejahterakan perempuan dan diharapkan dapat membantu perekonomian keluarga. Program pengembangan IR merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah dalam mengentaskan masalah kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan sesuai dengan program unggulan Kemen PPPA Three Ends poin ketiga,” ujar Menteri Yohana di Negeri Jerili, Sabtu (27/5).

Terkait dengan Industri Rumahan yang juga merupakan salah satu program organisasi perempuan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Kementerian PPPA akan melakukan pemetaan terkait potensi yang dimiliki tiap-tiap desa, yang dapat dijadikan komoditas dan diproduksi oleh kelompok perempuan. Berdasarkan penuturan salah satu anggota kelompok usaha perempuan, mereka masih mengalami kendala dalam hal keterampilan dan pemasaran. “Kementerian PPPA telah memprioritaskan program pemberdayaan perempuan dengan melakukan pendekatan ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk ikut membantu meningkatkan keterampilan kaum perempuan. Namun, memang dibutuhkan mapping terlebih dahulu agar kami bisa mengetahui potensi dan kondisi tiap-tiap wilayah. Kami juga ingin melakukan pertukaran kelompok pemberdayaan perempuan antar wilayah agar bisa saling bertukar pikiran, pengalaman, dan berbagi ilmu melalui pelatihan. Terkait pemasaran, di Kementerian kami sudah memfasilitasi etalase agar dapat membantu memasarkan produk-produk dari daerah. Selain itu, dibutuhkan pula kebijakan pemerintah daerah yang pro terhadap perempuan, seperti menerapkan aturan untuk mengkonsumsi makanan lokal pada hari – hari tertentu dan menghimbau masyarakat untuk menggunakan produk-produk kerajinan tangan atau pakaian lokal,” tambah Menteri Yohana.


Industri Rumahan yang berkembang di wilayah Kecamatan Teon Nila Serua hingga saat ini berjumlah 53 kelompok pemberdayaan perempuan. Menteri Yohana sempat mengunjungi beberapa desa, diantaranya Waru, Sifluru, Layeni, dan Trana. Selama kunjungan, Yohana juga melibatkan diri dalam proses pembuatan produk-produk industri rumahan, seperti kerajinan tangan dari anyaman rotan dan gula.

 

                             PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                                         DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                              Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                            e-mail : publikasikpppa@gmail.com

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (4)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (15)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (58)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (83)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (82)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…