Linda Gumelar Minta Televisi Hati-hati Tayangkan Siaran untuk Anak

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 1644 Kali

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menandatangani  Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, dalam acara Rakornas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Horison, Bekasi, Senin Malam (18/4).

Menurut Linda, penandatanganan MoU bersama KPI dinilai sangat penting, terlebih media penayangan elektronik mempunyai dampak yang besar terhadap pola pikir penonton, khususnya anak.  “Tayangan televisi juga turut membentuk watak penonton, termasuk anak,” ungkap Linda kepada wartawan, Senin Malam (18/4).

Linda berharap, dengan adanya MoU antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan KPI dapat melindungi anak dari siaran televisi yang kurang baik untuk usianya. Dimaksudkan, dengan penyiaran tayangan yang baik dapat menghindarkan anak dari penyiaran yang berbau kriminal, pelecehan seksual, kekerasan, bahkan acara mistik.

Linda menyesalkan banyaknya tayangan televisi yang sering menggunakan anak sebagai objek krimininal, pelecehan seksual, bahkan seringkali digunakan sebagai objek lawakan. Menurutnya, lawakan dengan menggunakan anak sebagai objek bahan tertawaan bukanlah hal yang lucu.

Linda juga melarang keras pihak penyiar yang tidak memburamkan wajah anak kecil yang menjadi korban maupun pelaku kriminal. “Jika wajah mereka tidak diburamkan, tentu saja akan merusak masa depan mereka,” ucap Linda Gumelar.

(sumber: republika.co.id)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 01 Desember 2020

Menteri Bintang: Pembelajaran Tatap Muka Wajib Perhatikan ‘5 Siap’ (42)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyatakan ada banyak hal yang harus  dipertimbangkan dan dipersiapkan menyusul rencana…
Siaran Pers, Senin, 30 November 2020

Pendidikan Jalan Menuju Anak Disabilitas Mandiri dan Berdaya (21)

Jakarta (30/11) – Salah satu tugas negara adalah melindungi segenap warga negaranya tak terkecuali anak disabilitas
Siaran Pers, Minggu, 29 November 2020

Peran Media Massa Dalam Pemberitaan Berperspektif Gender (50)

Dalam Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang dimulai sejak 25 November, media massa sebagai “watch dog” diharapkan dapat…
Siaran Pers, Minggu, 29 November 2020

Menteri Bintang Kukuhkan perempuan Pemimpin sebagai Penggerak Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (53)

Jakarta (29/11) – Sejalan dengan Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa,
Siaran Pers, Sabtu, 28 November 2020

Wujudkan Kesetaraan Gender di Aceh, Perkuat Perencanaan Penganggaran Responsif Gender Hingga Tingkat Desa  (43)

Kesetaraan gender merupakan isu global dan terintegrasi di setiap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s). Khusus tujuan kelima, yaitu mencapai kesetaraan gender…