NEGARA HADIR CEGAH PERDAGANGAN ORANG HINGGA DAERAH TERPENCIL

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 26 November 2017
  • Dibaca : 814 Kali
...

KEMENTERIANPEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA
 
PRESS RELEASE

NEGARA HADIR CEGAH PERDAGANGAN ORANG HINGGA DAERAH TERPENCIL

   Siaran Pers Nomor: B- 147/Set/Rokum/MP.01/11/2017

 

Tindak pidana perdagangan orang, seringnya memiliki sistem terstruktur hingga menjadikan para pelakunya sulit untuk diungkap dan diadili. Seringnya, daerah terpencil menjadi target paling rentan dimasuki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk menjaring korbannya. Melalui program prioritas Three Ends, salah satunya gerakan akhiri perdagangan orang, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), secara konsisten terus dilakukan hingga ke desa atau kampung-kampung.

"Para oknum kerap mengiming-imingi calon korbannya, seperti dijanjikan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang banyak padahal dijadikan target perdagangan orang. Perempuan dan anak menjadi korban paling banyak. Tidak hanya itu, mereka juga kerap menjadi korban kekerasan. Dibutuhkan upaya kita bersama untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) khususnya kepada perempuan dan anak," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise.

Kehadiran Menteri Yohana Yembise ke Desa Wae Bangka di Pa'ang Lembor perbatasan Kab. Manggarai Barat dengan Kab. Manggarai, sebagai wujud nyata dari usaha negara hadir hingga ke daerah terpencil untuk menghentikan TPPO. Disana, Menteri Yohana melakukan dialog dengan masyarakat dan mengingatkan agar tidak gampang terkena bujuk rayu pelaku TPPO. Hingga saat ini kata Yohana, kasus TPPO memang masih sulit menjaring pelakunya, karena pergerakan dan keberadaan kelompok mereka yang sulit untuk dideteksi. Ketahanan keluarga perlu ditingkatkan. Untuk itu peran masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemerintah untuk bersinergi putuskan mata rantai TPPO.

Kunjungan Menteri PPPA pertama kali ke Kampung Pa'ang Lembor disambut secara adat oleh tokoh adat Manggarai, pelajar dan seluruh masyarakat setempat. Dalam kunjungannya Menteri Yohana juga memberikan apresiasi luarbiasa kepada pelajar yang membacakan hak anak di depan Menteri Yohana dengan menggunakan bahasa inggris.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (52)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (50)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (56)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.
Siaran Pers, Sabtu, 14 September 2019

Forum Anak Bukan Organisasi Eksklusif (100)

Bali (14/9) – Ada satu syarat utama untuk menjadi anggota Forum Anak, yakni masih berusia anak atau di bawah 18…
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Perlindungan Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas (83)

Disabilitas merupakan bagian dari keberagaman