PENGARUSUTAMAAN GENDER KUNCI UTAMA SUKSESKAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN INDONESIA

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 27 April 2018
  • Dibaca : 2922 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

PENGARUSUTAMAAN GENDER KUNCI UTAMA SUKSESKAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN INDONESIA

 

Siaran Pers Nomor: B-052/Set/Rokum/MP 01/04/2018

 

Jakarta (27/04) - Bicara mengenai kepemimpinan perempuan dan demokrasi abad 21 di  Asia (Women’s Leadership and Democration in the 21 Century Asia) seperti menjadi topik yang sangat menarik untuk dibahas. Perempuan dan kepemimpinan merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman, hal tersebut menarik perhatian para akademisi, masyarakat umum dan bagi para pemerhati kepemimpinan perempuan di ASIA, tanpa kecuali juga di Indonesia. Sudah banyak perempuan Indonesia yang menduduki jabatan strategis  baik di pemerintahan maupun di swasta bahkan di lembaga-lembaga dunia.

 

Keterlibatan kaum perempuan di bidang politik, khususnya di legislatif, tentunya memberikan keseimbangan dan mewarnai perumusan peraturan perundang-undangan, penganggaran, dan pengawasan yang akan lebih berpihak pada kepentingan kesejahteraan perempuan dan anak pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Keterlibatan perempuan secara penuh di bidang politik mencerminkan telah terimplementasi nya demokratisasi dan penegakan HAM. Hal tersebut terlihat dari data hasil Pemilu  sebelas kali sejak tahun 1955 hingga tahun  2014 yang menggambarkan bahwa kepemimpinan perempuan di dalam parlemen dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan yang berarti.

 

“Memang pada kenyataannya masih banyak hambatan yang menjadi tantangan bagi perempuan dalam menduduki kursi kepemimpinan, seperti hambatan sosial budaya, sumberdaya keuangan dan struktur ketimpangan politik. Namun saya sangat optimis bahwa peluang perempuan dalam meniti karier politik di masa depan akan semakin terbuka lebar karena pergeseran paradigma masyarakat menjadi berpikir inklusif dan elegan, struktur politik yang memberikan ruang bagi perempuan dan juga meningkatkan pendidikan masyarakat serta  dukungan dari banyak pihak lainnya”. papar  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise dalam Seminar “Kepemimpinan Perempuan dan Demokrasi Abad 21 Di Asia” yang diselenggarakan oleh LIPI, di Jakarta.

 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatan keterwakilan perempuan di parlemen melalui pendidikan dan pelatihan politik antara lain; pelatihan kepemimpinan perempuan bakal calon kepala daerah, pelatihan politik kebangsaan perspektif gender guna mendorong peningkatan semangat perempuan berpolitik, pelatihan kepemimpinan perempuan pedesaan/kelurahan dan pelatihan politik perempuan calon legislatif pada Pemilu 2019. Hal tersebut merupakan pembekalan  agar mereka lebih percaya diri dan mampu melaksanakan tugas-tugas keparlemenan.

 

“Pengarusutamaan Gender merupakan salah satu strategi untuk mengatasi kesenjangan gender guna terwujudnya kesetaraan gender diberbagai bidang pembangunan. Gender merupakan salah satu strategi yang perlu dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan daerah agar isu gender dapat diselesaikan. Pengarusutamaan gender sebagai strategi untuk mengatasi kesenjangan gender dalam berbagai bidang pembangunan, khususnya bidang politik. Saya berharap dengan adanya seminar dan diskusi yang membahas mengenai perempuan dan kepemimpinan seperti ini akan membuahkan hasil yang dapat memberikan masukan bagi para pemangku kepentingan lainnya.” tutup Menteri Yohana.

 

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (44)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (32)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (92)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (129)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (96)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…