CEGAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEJAK DINI

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 27 April 2018
  • Dibaca : 1779 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

CEGAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEJAK DINI

 

Siaran Pers Nomor: B-053/Set/Rokum/MP 01/04/2018

 

Samosir (27/4) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Somosir untuk menghapus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sejak dini. Acara Konsultasi Nasional Pimpinan Kristen dan Seminar sebagai puncak acara memperingati Hari Paskah Nasional tahun 2018, menjadi momentum bagi Mama Yo untuk memperbaiki kualitas keluarga, khususnya bagi kaum nasrani.

“Ada banyak faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga terjadi. Misalnya, kesiapan calon pengantin, lingkungan keluarga, sosial, budaya dan lain-lain. KDRT juga terkadang merupakan sebuah siklus. Keluarga yang didalamnya terjadi kekerasan, besar kemungkinan anak-anaknya berpotensi meniru hal yang sama di kemudian hari ketika memiliki keluarga sendiri. Untuk itu, upaya preventif penting dilakukan, untuk menghapus segala bentuk kekerasan termasuk dalam keluarga,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise saat menghadiri Perayaan Paskah Nasional di Kabupaten Samosir Sigulati, (27/4).

Pengahapusan KDRT harus dilakukan sejak dini, dengan menyasar mereka yang belum berumah tangga atau komunitas muda. Komunitas muda merupakan garda terdepan dalam menghapus KDRT, karena merekalah dalam waktu dekat akan memasuki jenjang kehidupan berumah tangga. Mata rantai KDRT dapat diputus bila calon ibu dan calon ayah dalam rumah tangga diberikan pemahaman, pengetahuan dan peran yang signifikan dalam Penghapusan KDRT. Selain itu, menurut Yohana, peran institusi keagamaan juga sangat diharapkan untuk ikut terlibat menjaga keharmonisan keluarga. Misalnya melalui kursus calon pengantin, seperti yang dilakukan oleh beberapa gereja.

                ”Saya mengapresiasi gereja-gereja yang telah yang menyelenggarakan kursus bagi calon pengantin sebagai bekal sebelum mereka mengarungi kehidupan berumah tangga. Saya harapkan para pimpinan jemaat juga menyampaikan bahwa keharmonisan keluarga dimulai dari saling menghargai dan menghormati antar pasangan suami istri dan anak. Mendorong manajemen konflik dan kesetaraan dalam peran di keluarga sehingga memperkecil terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Karena rumah tangga tanpa kekerasan juga mencerminkan kualitas keimanan umat yang baik di mata Tuhan,” jelas Yohana.

               

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (13)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (14)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (23)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (11)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (32)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…