KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

ASA BARU PEREMPUAN-PERMPUAN DESA MANSWAM

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 10 Mei 2018
  • Dibaca : 1396 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

ASA BARU PEREMPUAN-PERMPUAN DESA MANSWAM

    Siaran Pers Nomor: B- 072/Set/Rokum/MP 02/05/2018

Biak Numfor (9/5) – Desa Manswam, Kabupaten Biak Numfor, menjadi salah satu daerah di Provinsi Papua yang perempuan-perempuannya masih kurang aktif dan produktif secara ekonomi. Aktifitas utama mama-mama Papua di desa tersebut kebanyakan adalah ibu rumah tangga, sebagian kecil bekerja dengan waktu yang tak tentu seperti menjual buah pinang dan membuat cenderamata. Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) merasa perlu mendorong pemberdayaan perempuan di Desa Manswam, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa mesin pengasapan ikan.

    “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  mendukung dan mendorong perempuan-perempuan di Papua untuk maju dengan ikut aktif dalam dunia usaha. Kemajuan itu dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti usaha olahan produk-produk dari sumberdaya yang ada. Ikan-ikan di Biak ini termasuk berkualitas bagus. Ibu-ibu harus melihat peluang ini dan menjadikannya sebagai pembuka pintu bagi kesejahteraan keluarga juga, dengan  mengembangkan industri rumahan,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise usai memberikan bantuan mesin di Desa Manswam.

Hal ini pun disambut positif oleh ibu-ibu di Desa Manswam. Antusias mereka ditandai dengan besarnya keinginan untuk mengikuti pelatihan produksi ikan asap yang akan diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Biak Numfor dalam waktu dekat serta merencanakan pengkaderan, agar lebih banyak ibu-ibu terlibat dalam membangun industri rumahan yang baru pertama kali ada di desa mereka. 

    “Kami berterimakasih karena dengan alat yang diberikan ibu Menteri Yohana dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kami dari ibu-ibu dapat memproduksi hasil olahan ikan dan dijual. Karena disini punya hasil ikan banyak. Termasuk suami saya, tiap hari melaut jadi hasil produksi ini bisa menambah penghasilan ekonomi dalam keluarga. Dan selama ini, perempuan-perempuan disini banyak yang menganggur meski tamat sekolah. Setidaknya bantuan ini membuka lapangan kerja baru bagi perempuan di desa kami,” ujar Meria Rangga salah satu anggota kelompok industri rumahan ikan asap.

Menurut Menteri PPPA, perempuan harus ikut terlibat dalam pembangunan di daerah mereka, misalnya dengan bersaing dalam dunia usaha. Selain partisipasi perempuan dalam bidang ekonomi meningkat, diharapkan kesejahteraan keluarga juga ikut meningkat sehingga mendorong anak-anak di Papua tetap bisa bersekolah dan dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Saat ini jumlah pelaku usaha Industri Rumahan di Indonesia mencapai 3764 di 21 Kabupaten/Kota pada tahun 2017, angka ini meningkat signifikan dari sebelumnya 2953 di 14 Kabupaten/Kota.

        PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                                         DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                                              Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                                            e-mail : publikasi@kemepppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 15 Februari 2019

PENTINGNYA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK UNTUK HINDARKAN PAPARAN PORNOGRAFI (52)

Teknologi pada dasarnya bersifat netral layaknya mata pisau bagi para penggunanya, termasuk anak – anak.
Siaran Pers, Kamis, 14 Februari 2019

PERSIAPKAN CSW KE-63, ASIA-PASIFIK GELAR PERTEMUAN (75)

Bangkok (13/02) – Menyambut sidang Commision on the Status of Women atau CSW ke-63 yang akan digelar pada 11-22 Maret…
Siaran Pers, Senin, 11 Februari 2019

GAUNGKAN PROGRAM PPPA DI AKHIR PERIODE KERJA     (247)

ahun 2019 merupakan tahun terakhir periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014 – 2019. Namun di sisa waktu yang…
Siaran Pers, Sabtu, 09 Februari 2019

PERS RESPONSIF GENDER LINDUNGI PEREMPUAN, ANAK, DAN WARTAWAN (154)

Di hadapan Presiden RI, Joko Widodo hari ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menandatangani nota kesepahaman antara…
Siaran Pers, Jumat, 08 Februari 2019

STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI MEDIA (154)

Media massa di Indonesia dinilai masih belum ramah anak. Meski isu anak dalam tema-tema tertentu telah menjadi isu menarik yang…