KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

MAHASISWA MAMPU OPTIMALKAN KETAHANAN KELUARGA

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 12 Mei 2018
  • Dibaca : 1334 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE
 
MAHASISWA MAMPU OPTIMALKAN KETAHANAN KELUARGA

Siaran Pers Nomor: B-073/Set/Rokum/MP 01/05/2018


 
Kabupaten Tangerang (12/5) – “Mahasiswa dipercaya memiliki potensi kecerdasan, idealisme, semangat, dan energi yang tinggi. Mahasiswa juga merupakan kelompok yang peka terhadap situasi sekelilingnya dan merupakan agen-agen yang akan memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia.” papar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise dalam Indonesian Culture And Nationalism (ICN) 2018 di Universitas Prasetiya Mulya.

Setiap individu merupakan sumber daya pembangunan. Bayangkan jika satu orang mahasiswa dapat membantu 1 keluarga yang masih sulit untuk terhubung dengan pelayanan pembangunan, maka akan terlihat berapa banyak keluarga yang dapat di bantu. Inilah salah satu praktek nyata, bagaimana mahasiswa akan berperan di dalam masyarakat setelah lulus dari perguruan tinggi nanti.

Untuk itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong para mahasiswa di perguruan tinggi untuk ikut andil dalam program One Student Save One Family (OSSOF). OSSOF merupakan strategi penguatan ketahanan keluarga untuk lebih memperkenalkan mahasiswa pada kehidupan keluarga-keluarga di sekeliling mereka. Para mahasiswa juga dapat membantu keluarga-keluarga untuk mencari jalan keluar dari masalah yang mereka alami. Kita bisa saja belajar banyak ilmu dan teori, namun tidak pernah melihat siapa yang ada di sekeliling kita, bagaimana kehidupan mereka dan cara mereka meningkatkan kualitas hidup.

Hal senada di sampaikan oleh Puteri Indonesia Lingkungan Hidup 2018, Vania Fitryanti Herlambang, "Saya sangat bangga berada disini, menyaksikan para mahasiswa berprestasi yang merupakan generasi penerus bangsa. Janganlah pernah lelah untuk berprestasi dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar dan pembangunan Indonesia." ujar Vania.

Era globalisasi memaknai nasionalisasi kaum muda dalam wujud jiwa yg kreatif,mandiri,serta partisipatif dalam pembangunan. Setidaknya 59% populasi Indonesia berada dalam usia produktif dan mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik.

“Pesan saya kepada seluruh mahasiswa untuk terus belajar manfaatkan fasilitas, tekhnologi, sarana dan prasara dengan baik. Harapannya kalian semua dapat mengenali situasi kehidupan masyarakat yang terlihat dan berada di sekitar kalian. Dengan demikian, kepekaan untuk memahami masalah dalam masyarakat semakin meningkat.” tutup Menteri Yohana.

 


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Pengumuman, Selasa, 23 Oktober 2018

HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DAN PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMEN PPPA TAHUN 2018 (180)

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, assessment, penulisan makalah, presentasi,  wawancara, penelusuran rekam jejak dan persyaratan lainnya, bagi pelamar calon Pimpinan Tinggi…
CPNS Kemen PPPA, Jumat, 19 Oktober 2018

Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018 (5751)

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi melalui aplikasi https://sscn.bkn.go.id, dan Keputusan Rapat Panitia Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan…
Pengumuman, Selasa, 23 Oktober 2018

Pengumuman Hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2018 (13492)

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi melalui aplikasi https://sscn.bkn.go.id, dan Keputusan Rapat Panitia Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pemberdayaan Perempuan…
Siaran Pers, Kamis, 18 Oktober 2018

WUJUDKAN DUNIA BEBAS PERDAGANGAN ORANG (521)

Wina (18/10) - Perdagangan orang adalah kejahatan keji yang merendahkan martabat manusia serta menghambat orang untuk menikmati kehidupan yang damai…
Siaran Pers, Kamis, 18 Oktober 2018

PERHATIAN KHUSUS UNTUK PEREMPUAN DAN ANAK TANAH PAPUA (150)

Manokwari (18/10) – Usai melakukan dialog dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan kelompok minoritas, Menteri Yohana kemudian meninjau pelatihan ibu-ibu…