Press Release: Rakornas PP dan PA Wujud Komitmen Pemerintah Dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 5527 Kali

PRESS RELEASE

 

RAKORNAS PP DAN PA WUJUD KOMITMEN PEMERINTAH DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK

Siaran Pers Nomor: 21/Humas KPP-PA/04/2015

 

Jakarta (17/4) – Seiring dengan era globalisasi, berbagai permasalahan masih dihadapi perempuan dan anak, tidak hanya kekerasan fisik, psikis, seksual, isu narkoba, trafficking, perlindungan tenaga kerja perempuan, pornografi, pekerja anak, anak berhadapan dengan hukum, isu lansia, disabilitas, tetapi juga persoalan perempuan dan anak yang terjadi pada saat konflik sosial maupun kondisi darurat bencana.

“Melihat kondisi tersebut, permasalahan perempuan dan anak ini menjadi isu lintas bidang dan lintas sektor yang harus diselesaikan dengan melibatkan berbagai pelaku pembangunan, baik pemerintah tingkat pusat, daerah, akademisi, lembaga masyarakat maupun dunia usaha,” tegas Menteri PP dan PA, Yohana Yembise saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2015 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (17/4). Rakornas ini bertujuan untuk mendapatkan solusi atas permasalahan perlindungan perempuan dan anak dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan perlindungan perempuan dan anak yang lebih sinergis dan optimal sebagai pemenuhan hak perempuan dan kepentingan terbaik bagi anak sesuai cita-cita pembangunan nasional.

Rakornas yang diselenggarakan oleh KPP-PA membuktikan komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan strategi perlindungan perempuan dan anak untuk mewujudkan pembangunan yang responsif gender dan memenuhi kepentingan terbaik anak.  ”Rakornas ini dapat menjadi momentum penting untuk lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama secara lebih sinergis dan optimal untuk melaksanakan percepatan pelaksanaan kebijakan perlindungan perempuan dan anak, khususnya terkait isu-isu permasalahan perempuan dan anak yang akhir-akhir ini menuntut perhatian kita bersama,” tambah Menteri Yohana.

Menteri PP dan PA berharap seluruh stakeholder terkait yang hadir dalam Rakornas yang digelar hingga Sabtu, 18 April mendatang mampu memberikan rekomendasi strategis dalam perlindungan perempuan dan anak yang diakomodir dalam percepatan dan sinergitas program dan kegiatan secara kolaborasi lintas bidang, lintas sektor dan lintas disiplin ilmu dalam rangka perlindungan perempuan dan anak baik di pusat dan daerah.

Rakornas Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2015 diikuti oleh 300 peserta, terdiri dari 204 orang peserta daerah dan 96 orang peserta pusat (K/L, Akademisi, Lembaga Masyarakat maupun dunia usaha). Peserta dari daerah adalah wakil dari seluruh provinsi dan masing-masing terdiri dari Badan PP Provinsi, Kabupaten Kota, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, UPPA, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Lembaga Masyarakat.

 

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3456239, e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (27)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (72)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (54)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (117)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (156)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…