KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 07 Juli 2018
  • Dibaca : 235 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

  Siaran Pers Nomor: B- 100/Set/Rokum/MP 01/05/2018

 

Manado (7/7) – Keluarga merupakan sumber utama dalam membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Hal tersebut merupakan pesan yang disampaikan oleh Menteri  Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tahun 2018. Peringatan HARGANAS kali ini diselenggarakan di Kota Manado, Prov. Sulawesi Utara sejak 2-7 Juli 2018.

“Masyarakat Indonesia harus menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dan utama dalam membangun manusia Indonesia yang berkarakter, berkemajuan, dan berjiwa gotong royong berlandaskan Pancasila. Keluarga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup kita, karena cinta dan seluruh kasih sayang berasal dari keluarga,” ujar Menteri Puan Maharani pada Acara Puncak HARGANAS di Kawasan Megamas, Manado, Prov. Sulawesi Utara.

Menteri Puan juga berharap peringatan HARGANAS bukan sebatas seremonial, namun juga mengedepankan dan memperkuat interaksi antara masyarakat antar generasi, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta petugas pelayanan. Para tokoh berprestasi juga diharapkan dapat terus menjadi pelopor dalam berkontribusi untuk pembangunan keluarga Indonesia.

Senada dengan Menteri Puan Maharani, Menteri Yohana mengatakan bahwa keluarga merupakan tempat yang pertama dalam membentuk karakter seorang anak. “Bagi seorang anak, keluarga sangat menentukan karakter, pertumbuhan dan perkembangannya. Melalui keluarga, seluruh anggotanya mulai mengenal dan mengalami adanya perbedaan, kerja sama, kasih sayang, dan kehangatan. “Pelopor” dalam keluarga, maupun dalam masyarakat perlu dibangun untuk menjadi “Role Model” yang dapat menumbuhkan karakter seluruh anggota keluarga, khususnya bagi anak,” pungkas Menteri Yohana.

Kementerian PPPA telah merintis Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) pada tahun 2016 untuk membantu keluarga dalam mengelola pemenuhan hak-hak anak serta merealisasikan fungsi dan peran masing – masing anggota keluarga agar lahir generasi yang berkarakter. Hingga saat ini, PUSPAGA telah tersebar di 3 Provinsi dan 37 Kabupaten/Kota. Keluarga yang ramah anak juga dapat diwujudkan melalui penguatan Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA), yang saat ini telah dirintis di 389 Kabupaten / Kota.

Masih dalam rangkaian HARGANAS XXV, Menteri Yohana juga bersepeda santai dan sarapan Bubur Manado bersama sekitar 5.000 masyarakat, serta menjadi saksi pada Acara Pencatatan Perkawinan Massal sekitar 57 pasangan dari 15 Kab/Kota se – Prov. Sulawesi Utara.

Sebelumnya, pada Jumat (6/7), Menteri Yohana mendampingi Menteri Puan Maharani memberikan penghargaan kepada Gubernur, Walikota, Bupati, TP-PKK, Profesi, dan Mitra Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kategori Penghargaan tersebut diantaranya Satyalancana Pembangunan, Satyalancana Wira Karya,Manggala Karya Kencana,Wira Karya Kencana,Dharma Karya Kencana,Cipta Karya Kencana.

 

 

 

 

                                   PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                                                                                                       DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                            e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                           www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

CEGAH ANAK TERPAPAR NARKOBA DAN PORNOGRAFI SEJAK DINI (217)

Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada kondisi darurat peredaran narkoba, pornografi, serta masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

SINERGI PEMANGKU ADAT BUKITTINGGI GUNA LINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN DAN EKSPLOITASI (128)

Dinamika perkembangan teknologi dan gaya hidup/perilaku orang-orang dewasa, menempatkan anak dalam situasi rentan terhadap perilaku yang tidak ramah anak.
Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

STRATEGI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DIRUMUSKAN (91)

Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dan ke 2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi.
Berita, Jumat, 16 November 2018

LINDUNGI ANAK DARI JARINGAN TERORISME DAN PAHAM RADIKALISME (88)

Tindak pidana terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Dikatakan demikian karena merupakan kejahatan atas pelanggaran kemanusiaan yang dampaknya…
Siaran Pers, Kamis, 15 November 2018

KERJA BERSAMA PERTAHANKAN WTP (69)

Surakarta (15/11) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit…