BERAU MILIKI DESA/KELURAHAN BEBAS PORNOGRAFI ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 18 September 2018
  • Dibaca : 891 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE
BERAU MILIKI DESA/KELURAHAN BEBAS PORNOGRAFI ANAK
Siaran Pers Nomor: B- 168 /Set/Rokum/MP 01/09/2018

BERAU (18/9) – Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informasi RI (Kominfo) tahun 2017, 65,34% anak usia 9 - 19 tahun di Indonesia telah memiliki smartphone. Sedangkan dari total pengguna internet di Indonesia, penduduk perkotaan yang menggunakan media sosial sebanyak 94,12%, dan penduduk pedesaan mencapai 90,18%. Hal ini menunjukkan, bahwa wilayah pedesaan dan perkotaan, memiliki kesempatan yang sama dalam menggunakan dan mengakses internet. Namun, sebagai salah satu negara dengan pengguna internet tertinggi, Indonesia patut berbangga sekaligus waspada. Seperti dua sisi mata uang, internet memiliki potensi bahaya yang dapat mengancam penggunannya terlebih usia anak, yakni bahaya pornografi.

“Di balik sejuta manfaat penggunan internet, terselip ancaman yang berbahaya seperti pornografi anak. Tersebarnya pengguna media sosial di seluruh Indonesia, dari segala umur dan kalangan menyebabkan bahaya pornografi anak tidak hanya mengintai masyarakat perkotaan, tapi juga mengintai masyarakat pedesaan,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise

Menteri Yohana menambahkan, untuk melindungi anak dibutuhkan program-porgram yang melibatkan seluruh elemen masyarakat sebagai community watch. Salah satunya yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan ECPAT Indonesia didukung Pemerintah Kabupaten Berau, hari ini (18/9) yang mencanangkan Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Kampung Maluang, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Pencanangan Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak ini merupakan salah satu upaya Kemen PPPA dalam mewujudkan Desa/Kelurahan yang memiliki regulasi dan kebijakan yang melindungi anak dari paparan atau menjadi objek pornografi. Harapannya, pencanangan ini akan melahirkan inovasi-inovasi dalam rangka menciptakan wilayah yang dapat melindungi anak-anak dari bahaya pornografi yang mengancam daerah kecil seperti desa atau kelurahan,” terang Menteri Yohana.

Pencanangan Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak juga merupakan salah satu hasil rencana tindak lanjut Pelatihan Internet Aman Untuk Anak (Tem@n Anak). Menurut Menteri Yohana saat konferensi pers yang didampingi Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Sri Danti Anwar, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomk, Asdep Perlindungan Anak dalam situasi darurat dan pornografi, Dermawan dan perwakilan ECPAT Indonesia, sofyan dalam mewujudkan desa/kelurahan yang bebas pornografi anak, tidak hanya pemerintah pusat maupun daerah, peranan masyarakat, khususnya aktivis PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) juga sangat besar. Aktivis yang tergabung dalam PATBM dapat menjadi pionir dalam mencegah dan menanggulangi kasus kejahatan seksual secara online.

Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak adalah suatu kawasan desa/kelurahan yang pemerintah, penduduk, dan pihak yang berkepentingan memiliki komitmen dan program kongkret dan berkelanjutan dalam mencegah dan menanggulangi pornografi anak.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@Kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 10 Desember 2019

Bertemu Wali Kota Surabaya, Menteri Bintang Bicarakan Wirausaha Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak (2)

Dalam pertemuannya dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau akrab dipanggil Risma, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang…
Siaran Pers, Selasa, 10 Desember 2019

Menteri Bintang Resmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Cilegon (7)

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan
Siaran Pers, Selasa, 10 Desember 2019

Perpustakaan Digital Kemen PPPA bagi Kemajuan Perempuan dan Anak (9)

Kementerian PPPA meluncurkan Perpustakaan Digital bernama I-Perempuan & Anak,
Siaran Pers, Senin, 09 Desember 2019

Piala MERAK 2019, Bentuk Apresiasi Kemen PPPA pada Media (22)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga memberikan penghargaan Piala Merak (Media Ramah Anak) Tahun 2019 kepada…
Siaran Pers, Senin, 09 Desember 2019

Dialog dengan Pahlawan Ekonomi, Menteri Bintang Dorong Perempuan Topang Ekonomi Keluarga (81)

Perempuan juga bisa berperan dalam menopang ekonomi keluarganya. Dengan begitu, perempuan bisa memiliki bargaining position di mata keluarga dan masyarakat.