INISIASI PEREMPUAN BATAM MEMEPERINGATI HARI PAHLAWAN

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 11 November 2018
  • Dibaca : 814 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

INISIASI PEREMPUAN BATAM MEMEPERINGATI HARI PAHLAWAN

Siaran Pers Nomor: B- 216/Set/Rokum/MP 01/11/2018

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Salah satu bentuk penghargaan terhadap pahlawan adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang dapat memperkuat kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia. Diinisiasi oleh komunitas perempuan di Batam, 10 November 2018, Kota Batam memperingati hari pahlawan dengan menyelenggarakan nyanyian untuk Negeri dengan tema dari Batam untuk Indonesia. Acara paduan suara dengan menyanyikan lagu-lagu Nasional yang diikuti 5.000 peserta mayoritas perempuan dipandu musisi Adi MS.

"Berkat jasa pahlawan kita bisa merasakan kemerdekaan. Namun akhir-akhir ini, kita sangat mudah dipecah belah dan dibelokkan kepada hal-hal yang jauh dari rasa kebangsaan dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Melihat kondisi tersebut terutama minimnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan para generasi muda, perempuan-perempuan yang tinggal di Batam maupun yang pernah tinggal di Batam membentuk Komunitas Wanita (Kowan) Batam Cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan menginisiasi kegiatan ini. Harapannya agar rasa nasionalisme di kalangan generasi muda tumbuh dan semakin kuat," ujar Ketua Kowan Batam, Fenny Widjojo.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Yohana Yembise yang ikut hadir. Menurut Menteri Yohana, sejak lama perempuan telah ikut terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditandai dengan banyaknya para pahlawan perempuan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kehadiran komunitas Kowan Cinta NKRI dinilai dapat menjadi contoh baik dalam melanjutkan usaha para pahlawan menjaga kesatuan dan mendorong rasa cinta tanah air Indonesia.

"Keterlibatan warga dalam mengisi kemerdekaan dan jasa-jasa pahlawan tidak melulu harus dengan pertarungan di medan perang. Contohnya gerakan bersama dari masyarakat yang diinisiasi oleh komunitas perempuan seperti Kowan Batam Cinta NKRI, perlu diapresiasi. Acara seperti ini akan membangun persatuan yang cukup erat bagi masyarakat di Kota Batam terutama dalam melibatkan perempuan di ruang-ruang kreatif. Adanya rasa persatuan juga dapat menguatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Batam," jelas Menteri PPPA, Yohana Yembise.

Dalam kegiatan ini, Komunitas Wanita (Kowan) Batam Cinta NKRI bekerjasama dengan Badan Pengusaha (BP) Batam. Kegiatan juga diisi dengan aksi penggalangan dana dari Badan Koordinasi Dakwah Indonesia (BKDI) BP Batam untuk Lombok, Palu dan Donggala, serta deklarasi anti narkoba dan anti hoax yang dipimpin oleh Menteri Yohana.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,                          e-mail : publikasi@kemenpppa.com
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (44)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (32)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (92)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (129)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (96)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…