PENTINGNYA SINERGITAS PEMERINTAH DAN MASYARAKAT  DALAM PUSPANAS 2018

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 11 November 2018
  • Dibaca : 408 Kali
...

PRESS RELEASE

PENTINGNYA SINERGITAS PEMERINTAH DAN MASYARAKAT 
DALAM PUSPANAS 2018

Siaran Pers Nomor: B-217/Set/Rokum/MP 01/XI/2018

Medan,  Sumatera Utara (11/11) –  Mengawali serangkaian kegiatan Temu Nasional Pertisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPANAS 2018) di Kota Medan. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan jalan santai dan senam bersama kampanye 3Ends di palataran kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara (11/11).

“Kita hadir di sini guna membangun sebuah gerakan nasional untuk meningkatkan sensitifitas kita. Perempuan harus diperhatikan kondisi kesehatannya, kita juga harus menjamin anak anak  menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.” Ungkap Sekretaris Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu. 

Untuk mewujudkan perempuan dan anak yang sejahtera, perlu dukungan dari semua pihak. Karena, saat ini perempuan dan anak adalah merupakan kelompok rentan yang sering kali mengalami kekerasan dan diskriminasi. Berdasarkan data Survey Kekerasan terhadap Anak (SktA) tahun 2013, 1 dari 3 anak mengalami kekerasan, demikian pula dengan angka kekerasan terhadap perempuan yang juga menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Dimana, berdasarkan Survey Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) Tahun 2016, angka kekerasan terhadap perempuan adalah 33,4%.

Senada dengan Pribudiarta, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah juga menyampaikan hal yang sama. “Tidak mungkin hanya Pemerintah yg semangat dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak, seluruh lapisan masyatakat juga harus ikut serta menciptakan sinergi yang baik, sehingga terbangun kesadaran dari setiap individu untuk melindungi perempuan dan anak-anak kita.” 

Kegiatan PUSPANAS 2018 merupakan upaya untuk memperkuat jalinan kerja yang sinergi antara pemerintah dengan lembaga non pemerintah atau masyarakat yang terdiri dari unsur-unsur organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi dan lembaga riset, media, lembaga profesi dan dunia usaha.

Beranjak dari kegiatan Funwalk, Pribudiarta melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Belawan Bahari untuk berdialog dengan warga. Dalam pertemuan tersebut, Pribudiarta  menyampaikan, program Pemerintah harus bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat agar dapat merubah segala permasalahan sosial menuju perubahan yang lebih baik. Pribudiarta juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk berkomitmen bersama, melindungi para perempuan, juga anak-anak agar tidak terpapar pornografi, narkoba dan trafficking sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.  

Ketua Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), M. Arifin Lubis turut mendukung peran pemerintah dalam perlindungan anak. “Kelurahan Belawan dulunya dikenal sebagai kampung narkoba, tempat maksiat dan berbagai macam krisis kepedulian serta kepercayaan sesama warganya. Saat ini kami membangun kampung ini bersama dengan pemerintah pusat untuk merubah menjadi kampung wisata,  kampung pendidikan juga warga yang sehat dan beradap, selalu mengedepankan perlindungan terhadap perempuan dan anak.” Pungkas Arifin.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK 
Telp.& Fax (021) 3448510, e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id 
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 20 Mei 2019

Kemen PPPA Membangun Anak dengan Road Map Pengasuhan Berbasis Hak Anak (27)

Inti dari pengasuhan anak adalah membangun kelekatan anak kepada orang tuanya dan membuat keterikatan para orang tua terhadap anak dengan…
Siaran Pers, Jumat, 17 Mei 2019

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Semua Pihak untuk Percepat Pengembangan Rute Aman dan Selamat ke/dari Sekolah (RASS) (112)

Dalam rangka mengupayakan pemenuhan hak anak untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045, Deputi Bidang Tumbuh Kembang…
Siaran Pers, Kamis, 16 Mei 2019

Komitmen Pemerintah Tekan Angka Kekerasan terhadap Perempuan (160)

Jakarta (16/5) – “Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut dibuktikan dengan rancangan…
Siaran Pers, Kamis, 16 Mei 2019

Asa Keluarga Anak Penyandang Disabilitas (67)

Keluarga, utamanya orang tua sebagai unsur terdekat Anak Penyandang Disabilitas memiliki kewajiban dan tanggung jawab tinggi atas perlindungan mereka.
Siaran Pers, Rabu, 15 Mei 2019

Libatkan Perempuan dalam Program Sanitasi dan Air Bersih (104)

Buruknya sanitasi dan minimnya akses air bersih di Indonesia menjadi permasalahan nasional yang cukup meresahkan. Kaum perempuan menjadi kelompok yang…