Wujudkan Hukum Yang Berkeadilan Bagi Perempuan dan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2529 Kali
Para peserta Rakornas tampak antusias dalam mengikuti panel-panel diskusi yang dilaksanakan selama 3 hari di Aston Bogor Hotel dan Resort.
Bogor - (12/3), Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2012 dibuka oleh Menteri Negara PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar di Hotel Aston Bogor pada senin malam. Rakornas yang mengusung tema "Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Melalui Hukum yang Berkeadilan" ini dihadiri oleh 200 peserta dan para pejabat seperti  Ketua Perpustakaan Nasional, Wakil Gubernur DKI, Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Wakil Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur Lampung, Wakil gubernur Bali, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Riau, Wakil Gubernur Bangka Belitung, dan Ketua Bappeda Provinsi.
"Kami mengambil tema Hukum yang Berkeadilan karena mengingat dalam perkembangan terakhir ini semakin banyak kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang bentuknya semakin bervariasi." jelas Linda Gumelar dalam kata sambutannya.

Berkaitan dengan upaya mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak, isu kesetaraan gender hingga kini masih  terus muncul dan selalu menjadi perdebatan dari berbagai pihak. Hingga saat ini, masih banyak dijumpai peraturan-peraturan baik di pusat maupun di daerah yang masih bias gender dan penegakan hukum tindakan aparat yang diskriminatif bagi pemenuhan hak perempuan dan anak.
"Sejak akhir bulan Desember 2011 yang lalu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah meluncurkan Buku Parameter Kesetaraan Gender dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, agar dapat mencegah munculnya ketentuan peraturan dan/atau kebijakan yang bias gender atau diskriminatif, termasuk terhadap anak", sambung Linda Gumelar sebelum membuka secara resmi acara Rakornas yang akan dilaksanakan selama 3 hari, 12 - 14 Maret 2012 ini.

Pada kesempatan ini pula, Menteri Negara PP-PA, Linda Gumelar bersama-sama dengan Kepala Perpustakaan, Sri Sulastri menandatangani kesepakatan bersama untuk menata perpustakaan KPP-PA secara baik dan rapi, menumbuhkan Budaya Gemar Membaca terutama di kalangan anak-anak, serta mendorong peran ibu secara khusus sebagai perpustakaan pertama bagi anak-anaknya, dan secara umum melalui peran orang tua.
"Kerja sama ini dalam mendorong minat baca masyarakat, sehingga dapat mewujudkan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di penjuru daerah", kata Kepala Perpustakaan, Sri Sulastri. (HM)

 

Foto Terkait:

Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar saat membuka Rakornas
Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
di Aston Bogor Hotel dan Resort, 12 Maret 2012

Ketua Panitia sekaligus Deputi Bidang PUG Bidang Politik, Sosial dan Hukum,
drg. Ida Suselo Wulan, MM saat memberikan sambutan.

Penandatanganan MoU antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Perpustakaan Nasional

Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar bersama Ketua Pelaksana, drg. Ida Suselo Wulan, MM dan Sekretaris Kementerian, Dra. Sri Danti, MA berfoto bersama dengan Kepala Perpustakaan Nasional, Sri Sulastri dan Para Wakil Gubernur.
Foto: Anthony Firdaus/Humas KPP - PA

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 15 Januari 2021

Perempuan, Kekuatan Bangsa dalam Memutus Mata Rantai Covid-19 ( 55 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menuturkan bahwa perempuan merupakan salah satu kekuatan penting bagi bangsa dalam…

Siaran Pers, Jumat, 15 Januari 2021

Menteri PPPA : Pengesahan RUU PKS Menjadi Undang-Undang Tidak Bisa Ditunda Lagi ( 79 )

Awal tahun ini,  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) akan kembali membahas Rancangan Undang-Undang yang masuk dalam daftar Proyek Legislasi Nasional…

Siaran Pers, Kamis, 14 Januari 2021

Menteri Bintang: Perempuan Harus Berdaya di Seluruh Bidang Kehidupan    ( 58 )

Jakarta (14/01) – Pemerintah secara tegas berkomitmen untuk dapat memenuhi dan menjamin adanya kesetaraan gender bagi laki-laki maupun perempuan. Baik…

Siaran Pers, Kamis, 14 Januari 2021

DPR RI Meminta Anggaran Kemen PPPA Ditambah ( 68 )

Jakarta (14/01) – Apresiasi positif diberikan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak…

Siaran Pers, Selasa, 05 Januari 2021

Refleksi Pemberdayaan Perempuan tahun 2020, Menteri PPPA : Dukung Kemajuan Perempuan ( 481 )

Jakarta (5/01) – Tahun 2020 menjadi tahun yang tidak mudah bagi kita semua, tak terkecuali pada pemberdayaan perempuan Indonesia.