MENTERI YOHANA RANGKUL LANSIA DAN DISABILITAS RAYAKAN NATAL 2018

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 19 Januari 2019
  • Dibaca : 209 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE
 

MENTERI YOHANA RANGKUL LANSIA DAN DISABILITAS
RAYAKAN NATAL 2018

Siaran Pers Nomor: B-006/Set/Rokum/MP 01/1/2019

Nabire, Papua (19/01) – Masih dalam suasana perayaan Natal 2018, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melaksanakan open house serta ibadah bersama bagi para lansia dan penyandang disabilitas yang diselenggarakan di Kabupaten Nabire. Papua.

Tema yang diambil pada perayaan natal kali ini adalah Gerakan Sayangi Lansia (GSL). Sebuah bentuk upaya penuh pemerintah untuk mengajak masyarakat seluruh Indonesia menyayangi dan membahagiakan orang tua. "Sudah saatnya para lansia menikmati hidup di masa tuanya, sudah saatnya semua elemen masyarakat bangkit. Lansia harus menjadi salah satu fokus perhatian kita”, Tutur Menteri Yohana.

Senada dengan Menteri Yohana,  Wakil Bupati Nabire,  Amirullah Hasyim berujar,  semua orang ketika memasuki usia tua pasti ingin mengalami masa menyenangkan dan menenangkan serta terbebas dari ancaman penyakit yg timbul dari fungsi tubuh. "Gaya hidup sehat merupakan salah satu upaya utk menghidari penyakit tanpa perlu konsumsi obat obatan, ciptakan pola makan yang baik,  konsumsi makanan sehat,  hindari makanan berkolesterol, olahraga teratur,  menjaga daya ingat agar sistem saraf tetap bagus, hindari stres,  rokok dan alkohol." Pesan Amirullah.

Disisi lain, Menteri Yohana juga terus memperjuangkan kebutuhan maupun program yang diperlukan oleh para penyandang Disabilitas. Mereka harus merasa aman dan nyaman apabila berada di ranah publik atau ditempat fasilitas umum. "Dinegara maju, ada 4 Indikator Sumber Daya Manusia yang sangat diperhatikan, yaitu perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas." Ujar Menteri Yohana.  

Indonesia termasuk memiliki jumlah lanjut usia terbanyak di dunia, hal ini berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015. Jumlah lanjut usia di Indonesia 21.609.717 juta jiwa atau 8.47 % dari total penduduk. Begitu pula dengan penyandang disabilitas, terdapat 8.56% penduduk memiliki disabilitas. Sehingga perlindungan sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas khususnya anak anak dan perempuan harus menjadi perhatian khusus berbagai pihak, baik Pemerintah maupun non pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Menteri Yohana juga berpesan agar dalam setiap perayaan Natal, tidak hanya sekedar seremonial saja, namun dapat membawa perubahan sikap mendasar dalam balutan cinta kasih kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjadi momentum yang mampu menumbuhkan rasa semangat memajukan bangsa. “Dengan balutan cinta kasih, kita akan saling menghormati, menghargai, menjaga, dan melindungi terhadap sesama yang akan membuat kita kuat dan bersatu dalam menghadapi berbagai macam tantangan. Tutup Menteri Yohana.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (101)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (83)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (663)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (660)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (773)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…