Bahagiakan Mama – Mama Lansia di Masa Tua Mereka!

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 25 Februari 2019
  • Dibaca : 695 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-024/Set/Rokum/MP 01/02/2019

Aimas, Kab.Sorong(25/02) – “Saya bangga dan bahagia karena Mama - Mama selama ini telah senantiasa berkarya untuk bangsa dan menjaga warisan leluhur tanah Papua. Tapi, Mama – Mama juga harus melalui masa tua dengan damai, sehat, sejahtera, serta terhindar dari kekerasan dan diskriminasi. Masyarakat Papua akan menyesal jika ada Mama-Mama meninggal karena kekerasan dan diskriminasi di Tanah Papua,” tutur Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise pada kegiatan Bimbingan Teknis Pendampingan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Perayaan Mama - Mama Lansia Komunitas Adat (KAT) Papua Barat di Aimas, Kab.Sorong, Prov. Papua Barat.

Berdasarkan Survey Badan Pusat Statistik 2010 – 2017, jumlah lansia perempuan lebih besar, yakni 8.99% atau 11.412.855 juta jiwa, sementara jumlah lansia laki-laki hanya sebesar 10.196.862 juta jiwa. Oleh karenanya, kontribusi penduduk perempuan dalam populasi penduduk lansia lebih tinggi dari penduduk laki-laki. Namun, fase menua (ageing) juga menimbulkan kekhawatiran terkait kemiskinan, produktivitas, dan penurunan kesehatan. Apalagi lansia perempuan di Indonesia kerap mendapatkan diskrimansi ganda, karena statusnya sebagai lansia dan juga sebagai perempuan. 

Lebih jauh lagi, Menteri Yohana menghimbau agar Pemerintah dan masyarakat membentuk ruang-ruang lansia yang mampu menjadi wadah bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan memberikan perlindungan sekaligus pemberdayaan bagi lansia, seperti tempat berkumpul bagi lansia, senam bersama lansia, atau kegiatan lainnya agar para lansia bisa merasa terhibur dan merasa diperhatikan. Menteri Yohana juga mengingatkan agar keluarga tidak memberikan pekerjaan rumah yang terlalu banyak kepada para lansia. 

Bupati Kabupaten Sorong, Johny Kamuru mengapresiasi kegiatan pendampingan bagi Mama - Mama Lansia. Menurutnya, kaum lansia juga memiliki kedudukan yang setara dalam proses pembangunan nasional. Hal ini merupakan langkah maju dalam upaya memberi pemahaman kepada masyarakt luas tentang pentingnya upaya pemberdayaan perempuan, yang di dalamnya termasuk Mama - Mama lansia, karena mereka merupakan aset penting negara pemerintah. Johny berharap para Mama lansia dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan dapat menyebarkan ilmu yang telah didapatkan kepada masyarakat di sekitarnya. Lebih lanjut, ia menghimbau agar stakeholder dapat lebih memperhatikan Mama - Mama lansia.

“Semoga dengan Perayaan Mama – Mama Lansia Komunitas Adat Papua, masyarakat papua bisa lebih menghagai peran, kasih sayang, dan ketulusan Mama - Mama dalam mencetak generasi - generasi emas Indonesia. Saya titip Mama - Mama di Sorong kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat agar Mama - Mama bisa menikmati masa tua mereka. Hibur mereka, bahagiakan mereka, karena hidup ini hanya sekali,” tutup Menteri Yohana.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (9)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (9)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (17)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (9)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (28)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…