Komitmen Bersama Kab.Rejang Lebong Tingkatkan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 14 Mei 2019
  • Dibaca : 719 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-084/Set/Rokum/MP 01/05/2019

 

Rejang Lebong (14/5) – Dalam rangka peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran bagi anak di Kabupaten Rejang Lebong, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak bekerja sama dengan Dinas PPPAPPKB Kab. Rejang Lebong menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran (30/4) di Kab. Rejang Lebong.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Sipil dan Informasi Layak Anak Kemen PPPA, Sri Martani Wahyu Widayati mengungkapkan bahwa salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) adalah pemenuhan hak sipil anak yang diantaranya adalah kepemilikan akta kelahiran. Pemenuhan hak anak atas kepemilikan akta kelahiran merupakan tanggung jawab bersama dan memerlukan sinergi antar organisasi perangkat daerah.

 

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Pranoto menjelaskan bahwa salah satu dasar yang mendukung pemenuhan hak kepemilikan akta kelahiran di Kab. Rejang Lebong yakni Peraturan Bupati terkait Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Sedangkan untuk menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak, hak kepemilikan akta kelahiran harus terpenuhi.

“Saat ini, Kabupaten Rejang Lebong telah melampaui target nasional cakupan kepemilikan akta kelahiran 85%. Menurut data SIAK Kementerian Dalam Negeri pada 2018, cakupan kepemilikan akta kelahiran di Kab. Rejang Lebong telah mencapai angka 91,55 %.  Akta kelahiran merupakan hal penting yang harus dipenuhi sebab kepemilikan akta kelahiran akan mempermudah seseorang untuk memperoleh haknya,” ujar Pranoto.

Plt. Kepala Dinas PPPAPPKB Kab.Rejang Lebong, Heri Wartono menjelaskan Pemkab Rejang Lebong telah melakukan berbagai upaya meningkatkan cakupan kepemilikan akta kelahiran, diantaranya membuat kebijakan terkait percepatan kepemilikan akta kelahiran, melibatkan SDM yang memahami konvensi hak anak, serta melakukan kemitraan organisasi, lembaga dan media.

Di samping itu, Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Rejang Lebong, Hartati menegaskan saat ini pelayanan administrasi kependudukan telah menganut stelsel aktif. Pemerintah dituntut aktif melakukan pelayanan ke masyarakat secara langsung.

Sosialisasi ini menghasilkan komitmen bersama yang menyatakan bahwa Kab.Rejang Lebong akan terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan angka kepemilikan akta kelahiran sebesar 97% pada Desember 2019.

 

                       

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

 

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (29)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (31)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (31)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (23)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (47)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…