Indonesia - Afghanistan Perkuat Kerjasama di Bidang Pemberdayaan Ekonomi Perempuan 

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 31 Juli 2019
  • Dibaca : 349 Kali
...

Yogyakarta (29/7) –  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Kementerian Sekretariat Negara sebagai perwakilan dari Tim Kornas Kerjasama Selatan-Selatan Triangular serta Mitra Pembangunan Pemerintah Jerman (GIZ),  melaksanakan kegiatan “Workshop on Women Economic Empowerment through Home Industry in Indonesia: Best Practices for Discussions in Afghanistan" pada 28 Juli - 2 Agustus 2019. 

Workshop ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan program Triangular Cooperation Afghanistan Indonesia Germany for the Economic Empowerment of Women. Acara ini dihadiri oleh 5 (lima) orang perwakilan dari Kementerian Urusan Perempuan Republik Islam Afghanistan dan 2 (dua) orang perwakilan GIZ Afghanistan. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan komitmen pemerintah Indonesia dalam mempromosikan dan mengembangkan kerja sama di bidang pemberdayaan perempuan dengan Kementerian Urusan Perempuan Republik Islam Afghanistan sesuai dengan Nota Kesepahaman antara kedua Kementerian yang telah ditandatangani pada tahun 2013,” ujar Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Agustina Erni, dalam sambutannya.

Agustina juga menyampaikan bahwa, workshop ini merupakan kesempatan yang baik untuk bertukar pengalaman antara Indonesia, Afghanistan dan Jerman dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. 

Pada rangkaian kunjungan, peserta dari Afghanistan juga akan mengunjungi beberapa lokasi yang dapat menggambarkan praktik terbaik pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia melalui pengembangan industri rumahan, yaitu Desa Sumber Sari Moyudan, Sleman dan Desa Ngadikusuman, Wonosobo.

"Kami berharap, peserta workshop dapat memiliki pengalaman mengesankan selama berada di Yogyakarta dan dapat melihat secara langsung penerapan pengembangan industri rumahan hingga ke desa,” tutur Asisten Sumber Daya Masyarakat Setda Provinsi DIY, Arofa Noor Indriani.

Kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan industri rumahan salah satunya adalah dengan penguatan kelembagaan dan koordinasi lintas sektor, baik di pusat maupun daerah serta penguatan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, media, dan organisasi keagamaan.

Diakhir sesi, peserta workshop akan diberikan kesempatan untuk menuangkan pemahaman dan pengalaman mereka selama berada di Indonesia dalam sebuah rencana kerja (action plan) dan akan diimplementasikan dinegaranya. 

Rangkaian workshop diakhiri dengan pertemuan steering committee dalam rangka memudahkan proses monitoring dan evaluasi implementasi program kerjasama antara Indonesia dan Afghanistan.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510, 
  e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Pengumuman, Jumat, 24 Januari 2020

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (795)

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Menteri Bintang Minta Anak-Anak di Kawasan Wisata Terlindungi dari Bahaya Eksploitasi Anak (69)

Hasil assessment Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan ECPAT Indonesia di 7 (tujuh) destinasi wisata pada 2017,…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Apresiasi Mendagri Wajibkan Daerah Memiliki UPTD, Menteri PPPA Minta Dinas Bekerja Cepat Bentuk UPTD (138)

teri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi himbauan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri
Buku, Rabu, 22 Januari 2020

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak (53)

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak
Brosur/Leafet/Boklet, Rabu, 22 Januari 2020

Internet Aman Untuk ANak (43)

Internet Aman Untuk ANak