Kemen PPPA Bentuk Pekerja Migran Indonesia Berkualitas Melalui Penguatan Mental

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 28 September 2019
  • Dibaca : 629 Kali
...

Serpong (28/9) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan melaksanakan Pelatihan Penguatan Mental Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Perempuan di Serpong, Banten. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat mental para calon PMI sebelum ditempatkan di Negara tujuan.

“Kami harap para pekerja Migran yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi penyambung informasi kepada teman-teman PMI lainnya yang tidak berkesempatan mengikuti pelatihan. Informasi tersebut meliputi konsep gender, migrasi yang aman, peraturan perundang-undangan, kontrak kerja, komunikasi efektif, dan ketahanan keluarga. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi PMI saat bekerja di negara tujuan nantinya,” ungkap Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Vennetia R. Dannes dalam sambutannya. 

Vennetia menjelaskan bahwa pekerja migran harus bisa menjaga perilaku, harkat dan martabat bangsa karena ketika bekerja ke luar negeri, PMI sedang membawa nama bangsa dan negara. Tunjukkan bahwa PMI mempunyai kemampuan kerja yang dapat diandalkan. Selain itu mampu menyerap ilmu dan keterampilan di tempat bekerja dan dapat mengembangkannya setelah pulang ke Indonesia.

“Pesan saya untuk para PMI, ingatlah selalu tujuan kalian bekerja ke luar negeri, jangan sampai terpengaruh dengan budaya dan lingkungan negara lain yang tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Jika tujuan bekerja ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga, maka wujudkanlah dengan bekerja sungguh-sungguh, kelola penghasilan yang didapat dengan baik agar bermanfaat untuk mensejahterakan keluarga,” tutur Venne.

Menurut Venne akan lebih baik lagi apabila para PMI kembali ke daerah asalnya nanti, mereka dapat membuka usaha dan menyerap tenaga kerja di kampung halamannya sehingga dapat mencegah warga di sana untuk bekerja ke luar negeri.

“Penyiapan PMI terutama dari sisi mental psikologis perlu ditingkatkan, sehingga PMI lebih percaya diri dan profesional serta siap menghadapi berbagai tantangan terkait pekerjaan dan situasi kondisi kehidupan di luar negeri. Inilah yang mendorong kami melakukan pembenahan khususnya terkait penyiapan mental PMI Perempuan, melalui Pelatihan Penguatan Mental Calon PMI. Saya harap apa yang mereka dapat selama pelatihan ini dapat menjadi bekal yang kuat dalam bekerja di negara penempatan,” pungkas Venne.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (28)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (30)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (31)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (23)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (47)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…