Sinergi Masyarakat Perkuat Kesejahteraan Perempuan dan Anak 

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 10 Oktober 2019
  • Dibaca : 103 Kali
...

Pangkal Pinang (8/10) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarkan Sosialisasi Pembentukan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten/Kota di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Sosialisasi ini bertujuan untuk menggalang partisipasi seluruh pihak dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. 

 “Kami yakin, berat dan kompleksnya persoalan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini dapat ditangani melalui sinergi partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat. Di antaranya  yaitu pemerintah baik pusat maupun daerah, lembaga masyarakat, organisasi keagamaan, akademisi, lembaga riset, dunia usaha dan media massa dalam pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia,” ungkap Asisten Deputi Partisipasi Lembaga Profesi dan Dunia Usaha, Sri Prihantini L. Wijayanti dalam sambutannya.

Sri Prihantini menjelaskan bahwa Provinsi Bangka Belitung memiliki berbagai permasalahan terkait perempuan dan anak. Di antaranya adalah kekerasan terhadap anak oleh oknum aparat penegak hukum, pornografi yang dilakukan seorang fotografer, serta beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan dan kekerasan seksual.

“Di samping itu, tingkat partisipasi perempuan dalam bidang politik juga tergolong rendah, yaitu sebesar 11.16% jumlah perempuan yang duduk di kursi legislatif provinsi. Angka tersebut jelas sekali masih dibawah batas minimum keterwakilan perempuan dalam politik yaitu 30%. Minimnya persentase ini, disebabkan karena masih kentalnya anggapan bahwa politik adalah dunia laki-laki dan bersifat maskulin. Selain itu, perempuan juga masih dianggap tidak memiliki kemampuan dalam bidang politik, serta kurangnya minat dari kaum perempuan itu sendiri,” terang Sri Prihantini.

Sejak 2015, Kemen PPPA telah memprakarsai PUSPA yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. Cara mengukur kesejahteraan tersebut dapat diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG). IPM dapat dilihat dari 3 (tiga) variabel yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Prov. Bangka Belitung sendiri memiliki persentase IPM sebesar 69%.

“Hal inilah yang mendorong kami melaksanakan Sosialisasi Pembentukan Forum PUSPA Kabupaten/Kota di Provinsi Bangka Belitung. Kami harap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman terkait kebijakan Kemen PPPA dalam partisipasi masyarakat serta membangun sinergi antara unit kerja PPPA daerah, lembaga masyarakat, dunia usaha dan media massa. Demi percepatan dan efektifitas dalam mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia,” pungkas Sri Prihantini.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                                     www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 15 Oktober 2019

Sinergi Seluruh Elemen untuk Bersama Berantas TPPO (106)

Kupang, NTT (15/10) – ”Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan kejahatan kemanusiaan yang akar penyebab masalahnya kompleks, beragam, dengan modus…
Siaran Pers, Selasa, 15 Oktober 2019

Kesetaraan Gender Pondasi Dasar Ketahanan Keluarga (64)

(Kemen PPPA) mendorong kesetaraan gender dalam keluarga
Siaran Pers, Senin, 14 Oktober 2019

Mama Yo : Jangan Ada Diskriminasi Terhadap Anak Disabilitas (48)

“Kalau sudah besar apakah saya bisa bekerja ?”tanya Valdo, seorang pelajar penyandang disabilitas. Pertanyaan polos dari Valdo ini dilontarkan pada…
Siaran Pers, Sabtu, 12 Oktober 2019

Indonesia, Negara Pertama Suarakan Kemajuan Perempuan di ASEAN (90)

Indonesia kembali berpartisipasi dalam pertemuan Komisi ASEAN terkait Upaya Mendukung dan Melindungi Hak-Hak Perempuan dan Anak atau ASEAN Commission on…
Siaran Pers, Sabtu, 12 Oktober 2019

Mama Yo Libatkan Forum Anak untuk Wujudkan Nabire Trada Sampah (88)

Sampah plastik sudah menjadi isu besar dan kritis di Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat sampah plastik di Indonesia mencapai 64…