Menteri Bintang Ajak TP PKK Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 12 November 2019
  • Dibaca : 1213 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-281/Set/Rokum/MP 01/11/2019

Jakarta (12/11) – ”Keberadaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memberikan dampak yang cukup besar pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Sepuluh program pokok TP PKK erat kaitannya dengan peningkatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang menjadi tugas dan fungsi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Oleh karena itu, perlu ada sinergi yang lebih kuat lagi agar dapat memberikan dampak yang lebih masif,” ungkap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga saat memberikan arahan pada acara Pelantikan Ketua Umum TP PKK periode 2019-2024, di Balai Kartini, Jakarta. 

Menteri Bintang menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Tri Tito Karnavian yang resmi dilantik sebagai Ketua Umum TP PKK periode 2019-2024 dan terima kasih kepada Ibu Erni Guntarti, sebagai Ketua Umum TP PKK periode 2014-2019. ”Semoga kelembagaan TP PKK di indonesia semakin maju dan berkembang terutama dalam hal pemberdayaan perempuan di berbagai bidang terutama bidang wirausaha,” tambah Menteri Bintang. 

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK periode 2019-2024, Tri Tito Karnavian mengungkapkan akan melaksanakan tugas-tugas PKK Pusat dengan sebaik-baiknya dan tidak menjadikannya hanya sebagai slogan belaka. ”Saya akan melanjutkan kerja keras dari Ibu Erni yang selama 5 tahun telah menjalankan TP PKK dengan sangat baik. Kami juga akan terus mengimplementasikan program pokok TP PKK sampai ke tingkat bawah, sebagaimana yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” ujar Tri.

Tri menambahkan saat ini bonus demografi yang dihadapi Indonesia akan menjadi tugas dan beban TP PKK untuk membantu menjawab tantangan yang ada diantaranya terkait angkatan kerja yang angkanya mencapai 68 persen dari komposisi penduduk Indonesia, dimana setiap satu usia produktifnya harus menanggung 50 orang populasi yang ada. ”Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi kami ke depannya. Kami akan terus menjadi bagian dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun kami tidak dapat bekerja sendiri, perlu ada sinergi, kolaborasi, dan kerjasama yang baik dengan seluruh pihak,” tambah Tri. 

Menteri Bintang menuturkan sejalan dengan yang diungkapkan Ketua Umum TP PKK Periode 2019-2024, Kemen PPPA juga memiliki 5 prioritas yakni, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak, penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak. Kelima prioritas tersebut dapat bersinergi dengan program TP PKK yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia termasuk perempuan dan anak. 

”Kami mohon dibantu, didukung, mari kita bersinergi bergandengan tangan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. Saya optimis jika kita bekerjasama dan seluruh elemen bersinergi, maka apa yang kita harapkan pasti dapat tercapai, termasuk 5 isu prioritas dari Presiden Jokowi 5 tahun ke depan,” tutup Menteri Bintang. 

    
PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN                                                                                            
DAN PERLINDUNGAN ANAK                                                               
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 18 September 2020

Kemen PPPA Kawal Pilkada Ramah Anak (43)

Jakarta (18/9) – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 akan segera digelar. Beberapa peraturan terkait Pilkada telah direvisi menyesuaikan…
Siaran Pers, Kamis, 17 September 2020

Rakornas PPPA Soroti Masalah Perlindungan Perempuan dan Anak di Masa Pandemi dan Percepatan Pembangunan Perempuan dan Anak pada 2021 (120)

Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Rakornas Pembangunan PPPA) Tahap III Tahun 2020 yang dilaksanakan di Bali…
Siaran Pers, Rabu, 16 September 2020

Sunat Perempuan Timbulkan Trauma Pada Ibu dan Anak Korban (44)

Jakarta (16/9) –  Female Genital Mutilation/Cutting (FGM/C) atau Pemotongan/Perlukaan Genital Perempuan (P2GP) atau kerap disebut dengan istilah sunat perempuan
Siaran Pers, Rabu, 16 September 2020

Sunat Perempuan Timbulkan Trauma Pada Ibu dan Anak Korban Sunat (40)

Jakarta (16/9) –  Female Genital Mutilation/Cutting (FGM/C) atau Pemotongan/Perlukaan Genital Perempuan (P2GP) atau kerap disebut dengan istilah sunat perempuan dari…
Siaran Pers, Rabu, 16 September 2020

PUSPAGA Berikan Layanan Konseling bagi Masyarakat Penuhi Pengasuhan Berbasis Hak Anak (136)

Konseling merupakan salah satu layanan prioritas yang diberikan PUSPAGA kepada masyarakat