Pemberian Penghargaan Kepada 3 (Tiga) Tokoh Yang Berjasa

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1725 Kali

Setiap orang yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyelehgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atu manfaat walaupun memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain, untuk tujuan mengeksploitasi orang tersebut di wilayah negara Republik Indonesia, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) pasal 2 ayat (1).

Demikian pengaturan jeratan hukum bagi para pelaku yang diatur dalam UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Namun jeratan dari segi hukum bagi para pelaku tersebut belum dapat terlaksana secara maksimal tanpa adanya dukungan dan peranserta aktif dari seluruh unsur-unsur masyarakat.

Hal inilah yang tercermin melalui pemberian Penghargaan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono melalui Dewi Hughes Foundation dan Sophie Love kepada 3 (tiga) orang tokoh yang berjasa dalam Pencegahan dan Penanganan Perdagangan Orang (Trafficking) yaitu, Dra. Latifah Iskandar, Dra. Agung Sabar Santoso, SH serta Sdri. Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, sehingga dapat memberikan motivasi dan dorongan kepada kita semua untuk ikut berperan aktif menanggulangi persoalan perdagangan orang (trafficking) terutama perempuan dan anak Indonesia.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (49)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (49)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (55)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.
Siaran Pers, Sabtu, 14 September 2019

Forum Anak Bukan Organisasi Eksklusif (99)

Bali (14/9) – Ada satu syarat utama untuk menjadi anggota Forum Anak, yakni masih berusia anak atau di bawah 18…
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Perlindungan Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas (83)

Disabilitas merupakan bagian dari keberagaman