Melek Teknologi, Perempuan Bisa Temukan Peluang Pasar Baru

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 11 Februari 2020
  • Dibaca : 228 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-021/Set/Rokum/MP 01/02/2020

 

Jakarta (10/02) Memasuki era revolusi industri 4.0, menjadi sebuah hal yang tidak terhindarkan jika sebuah dunia kerja menuntut adanya campur tangan dan kemampuan teknologi, termasuk bagi perempuan wirausaha. 

Oleh karenanya, dalam HUT Ke – 45 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengajak IWAPI untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan wirausaha, utamanya di bidang teknologi agar mereka menemukan peluang pasar yang baru dan melebarkan sayap di dunia online .

“Kami memberikan apresiasi kepada IWAPI yang telah memberikan perhatian yang serius bagi peningkatan kualitas dan kapasitas perempuan wirausaha di Indonesia. Kami berharap IWAPI tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas perempuan Indonesia saja, namun juga terus menggali potensi - potensi perempuan yang ada di tingkat pedesaan," tutur Menteri Bintang.

Menteri Bintang melanjutkan, sesuai dengan amanat Presiden RI, Kemen PPPA memiliki 5 isu prioritas, salah satunya peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan. Untuk mengantisipasi pesatnya pertumbuhan teknologi, pemberdayaan dan pengembangan kapasitas perempuan dalam kewirausahaan juga harus mempertimbangkan perkembangan teknologi. 

Ketua Umum DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari atau akrab disapa Nita Yudi mengatakan, selain berusaha menciptakan dan merekrut lebih banyak perempuan untuk berwirausaha, IWAPI juga terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas perempuan wirausaha agar melek teknologi dan  
berani menjelajahi dunia online sebagai peluang pasar yang baru bagi mereka.

"Kami telah melakukan Pelatihan Digitalisasi bagi perempuan wirausaha. Tidak hanya di pusat, pelatihan tersebut juga dilakukan di 18 provinsi," ujar Nita.

Pelatihan Digitalisasi bagi perempuan pengusaha dilakukan oleh IWAPI bekerjasama dengan PT Telkom, Kemenkominfo, Facebook, Google, Blanja.com, dan marketplace lainnya.

"Para pengusaha perempuan yang tadinya bersifat tradisional, harus punya outlet , dan dibebani oleh pembiayaan promosi, dengan beralih ke pasar online mereka bisa meminimalisir dan mengefisiensi pembiayaan produksi.
Dengan menjadi pengusaha di dunia online , perempuan bisa bekerja dari rumah dan mempunyai kesempatan untuk membantu menopang ekonomi keluarga," tutup Nita.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

 Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 26 Februari 2020

Musibah SMPN 1 Turi, Sleman; Kemen PPPA Pastikan Pemulihan Korban Optimal (58)

Indonesia kembali berduka. Sebanyak 10 siswi SMP Negeri 1 Turi, Sleman, DI Yogyakarta, meninggal dunia akibat terseret arus sungai saat…
Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Indikator Kinerja Utama Sekretarian Kementerian PPPA Tahun 2020 (31)

Indikator Kinerja Utama Sekretarian Kementerian PPPA Tahun 2020
Dokumen Kinerja, Selasa, 25 Februari 2020

Laporan Kinerja Sekretariat Kementerian PPPA Tahun 2019 (16)

Laporan Kinerja Sekretariat Kementerian PPPA Tahun 2019
Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Rencana Strategis Sekretariat Kementerian PPPA 2015-2019 (Revisi) (26)

Rencana Strategis Sekretariat Kementerian PPPA 2015-2019 (Revisi)
Dokumen Perencanaan, Selasa, 25 Februari 2020

Perjanjian Kinerja Sekretariat Kemen PPPA 2020 (29)

Perjanjian Kinerja Sekretariat Kemen PPPA 2020