PENANDATANGANAN SKB ANTARA MENEG PP & PA DENGAN MENTERI PERHUBUNGAN

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1784 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi

Foto dan Teks: Hasaumi Mayaranti / Humas

 

 

Rabu, 19 Jamuari 2011, berlokasi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi.

 

Penandatangan SKB ini meruapakan salah satu perwujudan dari kepedulian pemerintah terhadap isu gender yang banyak ditemukan di bidang perhubungan. "Sebagai contoh pembangunan peron sebagai tempat perpindahan (naik/turun) penumpang masih banyak yang rendah dan pendek, sehingga menyulitkan bagi perempuan, laki-laki dan juga anak-anak yang akan menaiki gerbong. Selain itu fasilitas toilet bagi perempuan dan penyandang cacat yang jumlahnya kurang dibandingkan untuk laki-laki, sehingga menyebabkan antrian yang panjang di setiap toilet perempuan", sambut Linda.

 

Diharapkan kedepannya, sarana dan prasarana transportasi menjadi lebih responsif gender, baik secara langsung akan berdampak pada berkurangnya angka kriminalitas, dan sistem transportasi menjadi lebih teratur. Sedangkan dampak secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas.

 

Sambutan baik pun diberikan oleh Menteri Perhubungan, Freddy Numberi perihal penandatangan SKB ini. "Melalui kerjasama yang akan dilaksanakan ini diharapkan dapat lebih mensinergikan program-program institusi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk meningkatkan aksesbilitas, partisipasi kontrol dan manfaat di bidang perhubungan kepada masyarakat, dengan memperhatikan kesetaraan gender", ujarnya.

 

Dengan bentuk kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Kementerian Perhubungan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas transportasi perhubungan di Indonesia dan pelayanan transportasi yang lebih peduli gender dan hak anak. (Hasaumi Mayaranti / Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (96)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (37)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (16)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017
Siaran Pers, Minggu, 16 Februari 2020

Kemen PPPA Terjunkan Tim Dampingi Anak Korban Perundungan di Malang (150)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus perundungan yang menimpa pelajar SMPN 16 Malang,…