PENANDATANGANAN SKB ANTARA MENEG PP & PA DENGAN MENTERI PERHUBUNGAN

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1998 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi

Foto dan Teks: Hasaumi Mayaranti / Humas

 

 

Rabu, 19 Jamuari 2011, berlokasi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi.

 

Penandatangan SKB ini meruapakan salah satu perwujudan dari kepedulian pemerintah terhadap isu gender yang banyak ditemukan di bidang perhubungan. "Sebagai contoh pembangunan peron sebagai tempat perpindahan (naik/turun) penumpang masih banyak yang rendah dan pendek, sehingga menyulitkan bagi perempuan, laki-laki dan juga anak-anak yang akan menaiki gerbong. Selain itu fasilitas toilet bagi perempuan dan penyandang cacat yang jumlahnya kurang dibandingkan untuk laki-laki, sehingga menyebabkan antrian yang panjang di setiap toilet perempuan", sambut Linda.

 

Diharapkan kedepannya, sarana dan prasarana transportasi menjadi lebih responsif gender, baik secara langsung akan berdampak pada berkurangnya angka kriminalitas, dan sistem transportasi menjadi lebih teratur. Sedangkan dampak secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas.

 

Sambutan baik pun diberikan oleh Menteri Perhubungan, Freddy Numberi perihal penandatangan SKB ini. "Melalui kerjasama yang akan dilaksanakan ini diharapkan dapat lebih mensinergikan program-program institusi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk meningkatkan aksesbilitas, partisipasi kontrol dan manfaat di bidang perhubungan kepada masyarakat, dengan memperhatikan kesetaraan gender", ujarnya.

 

Dengan bentuk kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Kementerian Perhubungan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas transportasi perhubungan di Indonesia dan pelayanan transportasi yang lebih peduli gender dan hak anak. (Hasaumi Mayaranti / Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (7)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (79)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (91)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (80)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (62)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…