PENANDATANGANAN SKB ANTARA MENEG PP & PA DENGAN MENTERI PERHUBUNGAN

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1565 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi

Foto dan Teks: Hasaumi Mayaranti / Humas

 

 

Rabu, 19 Jamuari 2011, berlokasi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar menandatangani Surat Kesepakatan Bersama Tentang Pengintegrasian Pengarusutamaan Gender Di Bidang Perhubungan dengan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi.

 

Penandatangan SKB ini meruapakan salah satu perwujudan dari kepedulian pemerintah terhadap isu gender yang banyak ditemukan di bidang perhubungan. "Sebagai contoh pembangunan peron sebagai tempat perpindahan (naik/turun) penumpang masih banyak yang rendah dan pendek, sehingga menyulitkan bagi perempuan, laki-laki dan juga anak-anak yang akan menaiki gerbong. Selain itu fasilitas toilet bagi perempuan dan penyandang cacat yang jumlahnya kurang dibandingkan untuk laki-laki, sehingga menyebabkan antrian yang panjang di setiap toilet perempuan", sambut Linda.

 

Diharapkan kedepannya, sarana dan prasarana transportasi menjadi lebih responsif gender, baik secara langsung akan berdampak pada berkurangnya angka kriminalitas, dan sistem transportasi menjadi lebih teratur. Sedangkan dampak secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas.

 

Sambutan baik pun diberikan oleh Menteri Perhubungan, Freddy Numberi perihal penandatangan SKB ini. "Melalui kerjasama yang akan dilaksanakan ini diharapkan dapat lebih mensinergikan program-program institusi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk meningkatkan aksesbilitas, partisipasi kontrol dan manfaat di bidang perhubungan kepada masyarakat, dengan memperhatikan kesetaraan gender", ujarnya.

 

Dengan bentuk kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Kementerian Perhubungan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas transportasi perhubungan di Indonesia dan pelayanan transportasi yang lebih peduli gender dan hak anak. (Hasaumi Mayaranti / Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

PPT KTPA Bentuk Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Anak (40)

Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA) RSUD Beriman Balikpapan yang berdiri sejak Februari 2019 memberikan penanganan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Teman Sebaya Dukung Sekolah Ramah Anak (49)

Teman Sebaya berperan besar dalam mendorong terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA).
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Ayo ke PUSPAGA, Demi Keluarga Berkualitas! (39)

Menjadi orang tua di zaman sekarang memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua di zaman dahulu.
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (67)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (85)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"