Lembaga Keuangan Mikro Didorong Tingkatkan Peranan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3199 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengatakan perlunya ketersediaan kelembagaan keuangan mikro di Indonesia agar pembangunan ini dapat dirasakan semua masyarakat Indonesia, tak hanya kalangan atas.

"Dalam pertemuan, permintaan kelembagaan mikro besar, banyak memberi keuntungan mikro dan NPL-nya kecil," ungkap Linda Gumelar dalam acara Seminar BNI di JCC, Jakarta Kamis Siang (21/4).

Dia menambahkan hasil dari rakornas memperoleh 53 juta usaha mikro yang memerlukan dukungan, dan pemberian dukungan ini dijelaskannya dapat mempercepat pembangunan. "Hasil yang diperoleh, dukungan 53 juta usaha mikro. Pemberian dukungan pengusaha mikro dapat dijadikan alat akselerasi kemiskinan, dan juga kelompok perempuan menggerakkan industri rumahan, industri rumah tangga," tambahnya.

Dijelaskannya pemberdayaan perempuan juga diperlukan dalam pembangunan usaha mikro tersebut untuk mendorong penyempitan ekonom gender anatara perempuan dan laki laki. "Kementerian juga mendorong perempuan untuk berusaha, kerja sama, ekonomi gender bisa dipersempit," imbuhnya.

Kemudian dia mengucapkan penghargaan kepada BNI dengan adanya kucuran dana dari BNI untuk pembiayaan usaha mikro ini. "Oleh sebab itu, kepedulian BNI, kucuran dana bagian program perbankan sangat saya hargai, penguatan kelembagaan," ungkap Istri Jenderal Agum Gumelar.

(sumber: okezone.com)

 

Publikasi Lainya

Pengumuman, Jumat, 24 Januari 2020

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (402)

PENGUMUMAN Nomor : P.08 Tahun 2020 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA KATEGORI P1/TL PADA PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Menteri Bintang Minta Anak-Anak di Kawasan Wisata Terlindungi dari Bahaya Eksploitasi Anak (49)

Hasil assessment Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan ECPAT Indonesia di 7 (tujuh) destinasi wisata pada 2017,…
Siaran Pers, Kamis, 23 Januari 2020

Apresiasi Mendagri Wajibkan Daerah Memiliki UPTD, Menteri PPPA Minta Dinas Bekerja Cepat Bentuk UPTD (100)

teri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi himbauan yang disampaikan Menteri Dalam Negeri
Buku, Rabu, 22 Januari 2020

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak (46)

Mengenal Ganguan Psikososial Pada Anak
Brosur/Leafet/Boklet, Rabu, 22 Januari 2020

Internet Aman Untuk ANak (37)

Internet Aman Untuk ANak