Menteri Bintang Ajak Forum Anak Maksimalkan Peran Sebagai Pelopor dan Pelapor

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Maret 2021
  • Dibaca : 6676 Kali
...

 

 

Siaran Pers Nomor: B-074/SETMEN/HM.02.04/03/2021

 

 

Jakarta (22/03) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga melakukan dialog virtual bersama Forum Anak dari wilayah Indonesia bagian barat yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta anak (19/03). Menteri Bintang menuturkan dialog bersama anak-anak Forum Anak ini merupakan tambahan energi dan ide-ide kreatif bagi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya pemenuhan hak-hak anak. 

 

“Dialog ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan bersama dengan Forum Anak. Bunda menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada anak-anak atas partisipasinya dalam Forum Anak selama ini. Seperti dalam dialog sebelumnya, bunda ingin lebih banyak mendengarkan apa-apa yang telah kalian lakukan di daerah masing-masing baik sebagai pelopor maupun pelapor, hambatan apa saja yang kalian dihadapi, dan apa yang bisa kita tangani ke depannya,” ujar Menteri Bintang. 

 

Menteri Bintang menyampaikan anak-anak yang terlibat dalam Forum Anak ini akan ditingkatkan kapasitas, pemahaman, pengetahuan, kesadaran, dan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) pemenuhan hak anak. 

 

“Pelopor di sini adalah bagaimana anak-anak diharapkan dapat memulai aksi/kontribusi positif dan sebagai agen perubahan. Sementara sebagai pelapor, anak-anak diharapkan dapat melaporkan segala hal yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak melalui berbagai macam saluran yang telah disediakan oleh negara. Jika belum bisa menjadi pelopor, minimal anak-anak Forum Anak bisa menjadi pelapor jika terjadi kasus pelanggaran hak anak di daerah mereka,” ujar Menteri Bintang. 

 

Dalam kesempatan tersebut, anak-anak perwakilan Forum Anak menyampaikan aspirasi, inovasi yang telah dilakukan di daerahnya, serta hambatan dan permasalahan yang mereka alami. Beberapa isu yang dibahas dalam dialog tersebut adalah terkait upaya pemerintah untuk mengatasi dan mencegah perkawinan anak, hidup sehat tanpa rokok, isu pekerja anak, kekerasan dan eksploitasi pada anak, anak broken home, dan partisipasi anak dalam pembangunan melalui musyawarah perencanaan pembangunan di daerah masing-masing.  

 

Menanggapi pernyataan dan pertanyaan anak-anak, Menteri Bintang menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kerja-kerja yang telah dilakukan dengan hasil yang luar biasa. Untuk permasalahan yang dihadapi anak di daerah akan dikoordinasikan kembali antara Kemen PPPA dan Dinas terkait di daerah, untuk kemudian dicarikan jalan keluar demi kepentingan terbaik bagi anak. 

 

“Bunda sangat bangga memiliki Forum Anak sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan. Melalui Forum Anak ini, anak bukan hanya sekedar menjadi objek penikmat pembangunan, tetapi juga sebagai subjek pembangunan dengan perannya sebagai 2P. Ke depan, kita perlu bergandengan tangan lebih erat lagi untuk menyelesaikan isu-isu tersebut dengan menguatkan peran Forum Anak sebagai 2P sekaligus duta dari Kemen PPPA, untuk bersama-sama mencari jalan terbaik bagi anak atas permasalahan yang terjadi,” ujar Menteri Bintang

 

Lebih lanjut, Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA, Lenny N Rosalin menyampaikan pemerintah berkomitmen untuk memenuhi hak anak sebagaimana amanat konstitusi. Komitmen ini diperkuat dengan melibatkan peran dan partisipasi anak-anak Indonesia yang tergabung dalam Forum Anak. 

 

“Forum Anak merupakan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak. Forum Anak menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang, mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan dengan keanggotaan dari berbagai kelompok anak. Hingga saat ini, jumlah Forum Anak yang tersebar di 34 provinsi, 458 kabupaten/kota, 1.625 kecamatan, 2.694 desa/kelurahan. Kami membutuhkan peran dan partisipasi dari anak-anak, agar mereka dapat berperan mendukung upaya pemerintah sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, serta aktif dalam proses pembangunan, termasuk aktif dalam musyawarah perencanaan pembangunan di daerahnya” ujar Lenny.  

 

 

BIRO HUKUM DAN HUMAS

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510

e-mail : humas@kemenpppa.go.id

website : www.kemenpppa.go.id 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 10 Agustus 2022

KemenPPPA Lakukan FGD Dorong Percepatan Pengesahan Peraturan Pelaksana UU TPKS ( 59 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya tengah menyusun peraturan pelaksana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor…

Siaran Pers, Rabu, 10 Agustus 2022

KemenPPPA Meraih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( 41 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementrian /Lembaga pada…

Siaran Pers, Rabu, 10 Agustus 2022

KemenPPPA Pastikan Korban KDRT di Karanglewas Banyumas Dapat Pendampingan  ( 61 )

Jakarta (10/8) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan agar korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Karanglewas,…

Siaran Pers, Rabu, 10 Agustus 2022

KemenPPPA Terus Lakukan Sinergi dalam Percepatan Penyusunan Aturan Turunan UU TPKS   ( 67 )

Jakarta (10/8) - Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang telah diundangkan pada 9 Mei 2022 merupakan wujud kehadiran…

Siaran Pers, Selasa, 09 Agustus 2022

Kunjungi Kampung Kaye, Menteri PPPA Dorong Peran Perempuan Tangguh ( 110 )

Agats, Papua (9/8) – Kampung Kaye di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua memiliki kekayaan sumber daya manusia yang patut diteladani,…