Menteri Bintang Harapkan Kasus Sinetron Zahra Tidak Terulang

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 05 Juni 2021
  • Dibaca : 437 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-182/SETMEN/HM.02.04/06/2021

 

Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengapresiasi keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas penghentian  sementara Sinetron Suara Hati Isteri: Zahra. 

"Keputusan KPI tersebut sangat kami apresiasi sebagai bentuk upaya perlindungan terhadap anak dari tayangan yang tidak mendidik dan melanggar hak anak," kata Menteri Bintang, Sabtu 05/06/2021 

Menteri Bintang mengharapkan kasus Sinetron Zahra menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi rumah produksi dan media televisi untuk menghasilkan konten atau penyiaran yang mendidik, bermanfaat, dan memberi perlindungan  anak serta memenuhi hak-hak anak. 

Menteri Bintang menegaskan bahwa setiap tayangan yang disiarkan oleh media elektronik seperti televisi, seyogyanya mendukung program pemerintah dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan perkawinan anak, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pencegahan kekerasan seksual dan edukasi pola pengasuhan orangtua yang benar.

"Pemerintah saat ini tengah berjuang keras mencegah pernikahan usia anak sehingga setiap media dalam menghasilkan produk apapun yang melibatkan anak, seharusnya tetap berprinsip  pada pedoman perlindungan anak mendasari semua upaya perlindungan anak," tegas Menteri Bintang. 

Menteri Bintang juga mengingatkan agar mulai dari proses produksi hingga hasil akhir siap tayang di media,   harus memenuhi aspek perlindungan terhadap anak dan perempuan. Orangtua pemeran seharusnya juga bijaksana dalam memilih peran yang tepat dan selektif sebelum menyetujui peran yang akan dimainkan oleh anaknya.

"Saya meminta orang tua sebelum menandatangani kontrak untuk betul-betul mempelajari skenario yang akan diperankan oleh anak apakah ada unsur pelanggaran  hak anak dan perempuan atau tidak," kata Menteri Bintang. 

Menteri Bintang mengatakan perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Masukan masyarakat terhadap Sinetron Zahra juga menunjukkan kepedulian yang sangat tinggi terhadap perlindungan terhadap anak. 

 

BIRO HUKUM DAN HUMAS

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 23 Oktober 2021

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Berikan Ruang bagi Anak Berhadapan Hukum ( 15 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyatakan anak yang berhadapan dengan hukum seringkali terabaikan hak-hak dasarnya seperti…

Siaran Pers, Jumat, 22 Oktober 2021

Hadiri Pemberian Penghargaan WEPs, Menteri PPPA: Hapus Diskriminasi Perempuan dan Wujudkan Kesetaraan Gender di Indonesia ( 55 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menghadiri acara Penganugerahan Penghargaan Prinsip Pemberdayaan Perempuan (Women’s Empowerment Principles/WEPs) yang diselenggarakan…

Siaran Pers, Jumat, 22 Oktober 2021

Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Era Digital, Kemen PPPA Gandeng Tokopedia Gelar Pelatihan Bisnis Online ( 74 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerja sama dengan Tokopedia kembali menggelar pelatihan penguatan kapasitas perempuan pelaku usaha.…

Siaran Pers, Kamis, 21 Oktober 2021

Minahasa Utara Berkomitmen Mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPPA) ( 69 )

Minahasa Utara, Sulut (21/10) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali mencatatkan 2 (dua) desa yang berkomitmen…

Siaran Pers, Kamis, 21 Oktober 2021

Menteri PPPA Kunjungi LPKA dan Lapas Perempuan Di Kota Tomohon ( 78 )

Tomohon, Sulut (21/10) – Dalam rangka kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang…