Menteri PPPA Resmikan Rumah Aman di Sumedang Untuk Lindungi Penyintas Kekerasan

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 19 Januari 2022
  • Dibaca : 248 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B- 027 /SETMEN/HM.02.04/01/2022

 

Sumedang (19/01) –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Bintang Puspayoga meresmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pembangunan Rumah Aman merupakan sinergi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,  dan Kejaksaan Negeri Sumedang sebagai wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan salah, khususnya anak dan perempuan.

“Penurunan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak menjadi salah satu arahan prioritas dari Presiden Joko Widodo yang perlu diselesaikan hingga tahun 2024 oleh KemenPPPA. Memastikan penyintas mendapatkan pelayanan yang terbaik agar dapat pulih dan mendapatkan keadilan menjadi salah satu tugas penting, tidak hanya bagi pemerintah pusat atau Kemen PPPA saja, tapi juga semua pihak hingga di tingkat daerah. Oleh karenanya, kami jajaran Kementerian PPPA sangat mengapresiasi komitmen, sinergi, kolaborasi yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) baik dari Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kabupaten Sumedang dalam memberikan perlindungan dan mewujudkan kepentingan terbaik bagi korban kekerasan khususnya perempuan dan anak,” kata Menteri Bintang.

Menteri Bintang berharap kolaborasi antar berbagai pihak dalam membangun Rumah Aman Simpati Adhyaksa Jatinangor mampu memfasilitasi tempat tinggal yang aman bagi korban, pendampingan psikososial untuk memulihkan korbansecara psikis dan dapat kembali bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, serta pelatihan sesuai minat dan bakat penyintas kekerasan. Selain itu diharapkan Rumah Aman sebagai sebuah inovasi yang komprehensif  dalam melindungi korban dapat direplikasi oleh daerah lain dengan cara memetakan bangunan-bangunan yang diperuntukan untuk kebutuhan emergency seperti dibangunnya rumah aman.

“Peresmian Rumah Aman Simpati Adhyaksa merupakan bukti dari koordinasi dan komunikasi yang telah diupayakan berbagai sektor. Saya berharap dengan hadirnya Rumah Aman ini tidak hanya menjadi selebrasi namun benar-benar memberikan kepentingan terbaik baik korban dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” kata Menteri Bintang.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Asep Mulyana menuturkan koordinasi lintas sektor merupakan kata yang mudah diucapkan, namun sulit untuk diimplementasikan secara nyata. Oleh karenanya, Kejati Jawa Barat sangat mengapresiasi semangat Kementerian PPPA dalam mendorong kolaborasi lintas sektor dan mengupayakan perlindungan korban kekerasan. Adapun upaya yang telah dilaksanakan melalui Rumah Aman Simpati Adhyaksa, antara lain dengan adanya jaminan pendidikan kepada 4 (empat) anak korban kekerasan untuk menumbuhkan kembali kepercayaan diri mereka.

“Dampak dari kekerasan yang dialami anak sangat luar biasa. Oleh karenanya, dibutuhkan komitmen dan ikhtiar bersama untuk melindungi masa depan mereka sebagai harapan bangsa. Rumah Aman Simpati Adhyaksa merupakan suatu bentuk kontribusi kami dari pihak APH Provinsi yang bekerja sama dengan sektor lain, yakni Pemda Kabupaten Sumedang dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan sesuai dengan peraturan perundang-undangan melalui pemberian trauma healing bagi anak korban dan edukasi bagi anak pelaku,” jelas Asep.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan inisiatif pembangunan Rumah Aman Kabupaten Sumedang merupakan respon pemerintah daerah dalam menangani kasus kekerasan seksual yang belakangan ramai terjadi di Kota Bandung.

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berharap melalui peresmian Rumah Aman Simpati Adhyaksa Jatinangor dapat memberikan rasa aman, nyaman dan damai untuk anak korban, anak pelaku dan anak korban pelaku,” ucap Dony.

 

BIRO HUKUM DAN HUMAS

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510

e-mail : humas@kemenpppa.go.id

website : www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 24 Mei 2022

Menteri PPPA Dorong Keterlibatan Finalis Puteri Indonesia 2022 dalam Upaya Penyelesaian Permasalahan Perempuan dan Anak di Indonesia ( 24 )

Jakarta (24/5) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyambut 44 Finalis Puteri Indonesia 2022 yang datang…

Siaran Pers, Selasa, 24 Mei 2022

Apresiasi Kejaksaan RI, Menteri PPPA Ajak Kawal Implementasi UU TPKS ( 33 )

Jakarta (24/5) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menegaskan dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di berbagai macam…

Siaran Pers, Senin, 23 Mei 2022

KemenPPPA Apresiasi Peraturan Bupati Terkait Pencegahan Kawin Kontrak di Kabupaten Cianjur ( 49 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengapresiasi penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Cianjur Nomor 38 Tahun 2021 Tentang Pencegahan…

Siaran Pers, Minggu, 22 Mei 2022

Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional, Menteri PPPA Dukung UMKM Perempuan ( 69 )

Jakarta (22/5) – Ragam upaya terus dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah dalam pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19 salah…

Siaran Pers, Sabtu, 21 Mei 2022

Kunjungi UPTD PPA Provinsi Maluku Utara, Menteri PPPA : Berikan Pendampingan Terbaik Bagi Korban ( 86 )

Ternate (21/5) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga melakukan kunjungan ke UPTD PPA Provinsi Maluku Utara.…