Press Release; Menteri PP dan PA: Kampanye HeForShe Dalam Puncak Acara PHI

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 19 Februari 2016
  • Dibaca : 4301 Kali

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : KAMPANYE HEFORSHE DALAM PUNCAK ACARA PHI

Siaran Pers Nomor: 167/Humas KPP-PA/12/2015

 

Puncak acara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-87, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-67 dan Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke-57 hari ini dilakukan secara bersama-sama di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur Kota Kupang, NTT, Minggu (20/12). Acara akbar tersebut dihadiri oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, dan sejumlah pejabat negara dari seluruh provinsi di Indonesia.

Tiga perayaan tersebut memang pertama kali diadakan secara bersama-sama di daerah dengan harapan semangat PHI dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak serta memberikan nilai tambah dalam mendorong komitmen daerah untuk mengintegrasikan isu gender, pemberdayaan perempuan dan anak dalam kerangka pembangunan daerah. Di lain sisi momen ini juga akan dapat meningkatkan motivasi perempuan Indonesia, khususnya yang ada di daerah untuk semakin menyadari peran dan keberadaannya yang sangat strategis sebagai bagian integral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tema yang diangkat, yakni “Kesetaraan Laki-laki dan Perempuan dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak” menunjukkan sikap dan komitmen pemerintah Indonesia yang bersungguh-sungguh dan serius menempatkan isu perempuan dan anak sebagai salah satu prioritas pembangunan,” ujar Menko PMK, Puan Maharani di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur Kota Kupang, NTT, Minggu (20/12).

Dalam acara tersebut, Menteri PP dan PA melakukan kampanye global HeforShe yakni bentuk pelibatan kaum laki-laki dalam mendukung tercapainya kesetaraan gender di Indonesia. “Kampanye HeforShe merupakan bentuk komitmen pemerintah yang memposisikan pria agar lebih peduli terhadap kesetaraan gender di Indonesia. Dengan adanya kampanye ini, maka diharapkan ada perubahan paradigma atau pola pikir laki-laki sehingga dapat memberikan akses, kesempatan, dan ruang kepada perempuan untuk bersama-sama menjadi subjek dalam pembangunan,” tutur Menteri Yohana. Dalam kesempatan tersebut, empat orang gubernur, yakni Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dan pejabat sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Tengah, Hadi Prabowo menandatangani komitmen bersama untuk mempromosikan, memenuhi, dan melindungi hak perempuan dan anak.

“Indonesia menjadi satu dari sepuluh Kepala Negara di dunia yang menjadi Champion World Leader dalam kampanye global HeforShe. Kampanye yang bertujuan untuk mendorong peran aktif laki-laki dan anak laki-laki dalam upaya menghilangkan hambatan budaya dan sosial demi terciptanya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan ini merupakan komitmen Presiden RI, Joko Widodo untuk menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Indonesia,” ujar Menko PMK, Puan Maharani.

Lebih jauh Menko PMK mengatakan berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat berpangkal dari unit masyarakat yang paling kecil yaitu keluarga. Dalam upaya pencegahan terjadinya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pelibatan dan peningkatan peran kaum laki-laki dan keluarga dalam pembangunan juga menjadi bagian yang sangat penting. Untuk itu, ketahanan keluarga, penanaman nilai-nilai budi pekerti, dan karakter menjadi pondasi utama dan prioritas yang harus dikedepankan  dalam memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi dalam masyarakat dan negara saat ini.

 

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (61)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (85)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (80)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (61)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (127)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.