Press Release : Menteri PP Dan PA Jenguk Anak Korban Kekerasan

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 13 Januari 2016
  • Dibaca : 2038 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : JENGUK ANAK KORBAN KEKERASAN

Siaran Pers Nomor: 2/Humas KPP-PA/01/2016

Jakarta (13/1) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise Selasa malam (12/1) mengunjungi langsung anak yang diduga menjadi korban penganiayaan, T (12 tahun) di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi yang beredar di media massa, ada dugaan keterlibatan aparat dalam peristiwa penganiayaan T pada Minggu (10/1) lalu di Cilandak, Jakarta Selatan. Meski sudah larut malam, namun Menteri Yohana ingin memastikan kondisi fisik dan psikologis yang dialami anak tersebut.

"MENTERI PP DAN PA, YOHANA YEMBISE DIDAMPINGI SEKRETARIS KEMENTERIAN PP DAN PA, WAHYU HARTOMO, SERTA STAFF KHUSUS MENTERI, ALBAET PIKRI, FERNANDEZ HUTAGALUNG DAN SYLVANA MARIA APITULEY, MENGUNJUNGI LANGSUNG ANAK YANG DIDUGA MENJADI KORBAN PENGANIAYAAN DI RS PRIKASIH, PONDOK LABU, JAKARTA SELATAN, 12 JANUARI 2016."

“Kehadiran saya ke RS Prikasih ini sebagai wujud kehadiran negara untuk melindungi warga negaranya, terutama anak-anak yang menjadi komitmen sekaligus tugas saya sebagai Menteri PP dan PA. Saya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga serta mitra kerja yang terkait untuk terus mendampingi dan memberikan perlindungan kepada T,” ujar Menteri Yohana.


 

Meski melihat adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban dan mendengar kronologi kejadian pada Minggu (10/1) lalu dari pihak keluarga, namun Menteri Yohana belum dapat memastikan kebenaran adanya dugaan keterlibatan aparat dalam kasus tersebut. Menteri Yohana mengatakan akan menggali informasi seakurat mungkin, khususnya terkait dengan kronologis kejadian, saksi-saksi yang dapat memberikan keterangan yang diperlukan serta yang terpenting adalah mengawal upaya hukum yang harus dilakukan. “Selanjutnya saya akan menurunkan tim khusus yang terdiri dari unit-unit kerja yang terkait di Kementerian PP dan PA untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan terus mengawal kasus ini hingga tuntas sehingga upaya memberikan perlindungan dan pendampingan, baik secara fisik dan psikologis menjadi prioritas yang harus dilakukan agar korban tidak mengalami trauma,” tegas Menteri Yohana. 

 

 

 HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 20 Februari 2020

Fungsi Ditambah, DPR RI Dorong Tambahan Anggaran Kemen PPPA (53)

Dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dilaksanakan pada 9 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengamanahkan untuk menambah fungsi…
Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (123)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (41)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (20)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017