Press Release : Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pelaksanaan Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari Program Wanita Indonesia Hebat (WIH)

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 29 Februari 2016
  • Dibaca : 2191 Kali
...


KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Pelaksanaan Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari Program Wanita Indonesia Hebat (WIH)

Siaran Pers Nomor: 20 /Humas KPP-PA/2/2016

Jakarta (29/2) – Dalam rangka tindaklanjut Nota Kesepahaman antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan Pemerintah Daerah dari 6 Provinsi dan Tahir Foundation tentang Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan, maka telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementeriaan PP dan PA, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Tahir Foundation untuk pelaksanaan Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari Program Wanita Indonesia Hebat (WIH). Seluruh pihak telah sepakat untuk mengikatkan diri dalam Perjanjian Kerjasama dalam rangka mendukung program tersebut.

“Perjanjian kerjasama bertujuan untuk mewujudkan hubungan kerja yang efektif dan efisien serta saling bersinergi, berkoordinasi, bekerjasama, dan memberikan dukungan yang berkelanjutan dalam melakukan aktivitas untuk Pelaksanaan Pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan, yang merupakan realisasi dari program WIH. Selain itu, perjanjian kerjasama ini juga menjadi landasan untuk melaksanakan pelatihan calon tenaga kerja perempuan sampai pada penempatannya di tempat kerja sesuai jabatan pekerjaan atau keterampilan masing-masing,” ujar Menteri Yohana di Jakarta (29/2).

"Menteri PP dan PA, Yohana Yembise, didampingi Deputi Kesetaraan Gender, Heru Kasidi, menyaksikan penandatanganan MOU dengan BNP2TKI dan Tahir Foundation di Ruang Rapat Lantai 11 Kementerian PP dan PA, di Jakarta, 29 Februari 2016."

Menteri Yohana menambahkan Kementerian PP dan PA berperan aktif selaku koordinator pelaksanaan pelatihan dan monitoring dari program WIH ini. Pelaksanaan pelatihan ini ditargetkan untuk lima tahun dengan harapan dapat melatih minimal para lulusan Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat dan diharapkan dalam satu tahun ini dapat dilatih hingga 500 orang calon tenaga kerja perempuan usia antara  19 – 39 tahun yang bersertifikat, berkompeten, dan berkualitas. “Semua ini merupakan bagian dari tujuan besar untuk mencetak perempuan TKI yang mempunyai kemampuan dan keterampilan untuk bekerja secara bermartabat di luar atau di dalam negeri; mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja perempuan yang berdaya saing, dan pelatihan ini diharapkan menjadi model atau contoh pelatihan yang berkualitas sehingga membuka peluang yang lebih baik bagi perempuan TKI untuk bekerja di luar dan dalam negeri,” tutur Menteri Yohana.


 

Pelatihan ini akan dilakukan di Mataram oleh Balai Latihan Kerja Daerah yang direkomendasikan oleh BNP2TKI. Jenis pelatihan yang akan dilaksanakan sebagai prioritas adalah caretaker (penjaga lansia), hospice dan caregiver (perawat lansia) di samping jenis pelatihan lainnya seperti front office, housekeeping. Pembiayaan pelatihan berasal dari sumbangan Tahir Foundation, sedangkan pemerintah daerah menyediakan akomodasi bagi peserta pelatihan. BNP2TKI membantu kualitas pelatihan melalui standar minimum untuk modul-modul pelatihan agar peserta pelatihan dapat memenuhi kualifikasi sertifikat yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan memfasilitasi pelayanan penempatan bagi calon tenaga kerja perempuan yang telah dilatih sesuai peluang kerja dan ketentuan peraturan perundang-undangan. (SA)

 

 

 

 

            HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (42)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (31)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (91)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (126)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (95)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…