Press Release : Menteri PP Dan PA : Polwan Mewarisi Semangat RA Kartini

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 20 April 2016
  • Dibaca : 3200 Kali
...


 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : Polwan Mewarisi Semangat RA Kartini

 

Siaran Pers Nomor: 32 /Humas KPP-PA/4/2016

 

Jakarta (20/4) – Peringatan hari Kartini menjadi momentum tepat untuk merefleksikan potensi dan kekuatan perempuan dalam pembangunan. Perjuangan RA Kartini menjadi inspirasi dan motivasi perempuan di seluruh Indonesia untuk bangkit dalam meningkatkan kualitas perannya dalam berbagai bidang pembangunan, baik di daerah maupun di pusat, termasuk para polisi wanita (polwan) yang memiliki posisi strategis sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

 

“Polwan harus memanfaatkan momentum kebangkitan Kartini dengan menunjukkan kualitas agar bisa tampil sebagai mitra polisi laki-laki. Meskipun secara kuantitas, jumlah polwan lebih kecil dibandingkan polisi laki-laki, namun polwan harus meningkatkan kemampuan secara mandiri dengan mengikuti berbagai pelatihan formal yang ada agar target planet 50 : 50 pada tahun 2030 dapat tercapai,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise saat melakukan dialog dengan polisi wanita (Polwan) se-Indonesia di Kantor Kementerian PP dan PA, Jakarta, Rabu (20/4).


 

Menteri Yohana mengakui tugas kepolisian sangat berat dan beresiko tinggi dalam menuntaskan berbagai permasalahan, terutama terkait perempuan dan anak. Menteri Yohana mengapreasi kebijakan Kapolri yang menambah kekuatan personil sebanyak tujuh ribu Polwan yang disebar ke seluruh Polsek di Indonesia guna meminimalisasi tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Saya berharap kekuatan Polri ini tepat sasaran dalam penempatan,” tambah Menteri Yohana.


 

            Lebih jauh Menteri Yohana menjelaskan Kementerian PP dan PA telah meningkatkan fungsi unit-unit lembaga yang ada, yaitu Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA),  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A), Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)   yang akan berjejaring dengan Pemerintah Daerah. “Walaupun secara kuantitas jumlah polwan sangat terbatas, namun saya berharap para polwan dapat terus meningkatkan kualitas karya dan pengabdiannya dengan melindungi (to protect) dan melayani (to reserve) masyarakat khususnya untuk mengatasi permasalahan perempuan dan anak.,” tutup Menteri Yohana.

 

 HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (6)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (67)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (51)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (111)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (146)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…