PEDOMAN PELAKSANAAN HARi ANAK NASIONAL (HAN) TAHUN 2018

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 10 Juli 2018
  • Dibaca : 21827 Kali
...

Peringatan Hari Anak Nasional belum menjadi tradisi  masyarakat di Indonesia dibandingkan  dengan   peringatan  hari  besar  lainnya. Bahkan  banyak  anak-anak Indonesia  yang tidak mengetahui  adanya  Hari  Anak  Nasional.  Pada  peringatan Hari Anak Nasonal Tahun 2018 dirancang berbeda. Bila pada peringatan Hari Anak Nasional sebelumnya anak  hanya  menjadi peserta acara puncak, maka  pada tahun   ini anak benar-benar menjadi  pelaku utama.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun  2018  diselenggarakan dengan memerhatikan Suara Anak Indonesia khususnya dari perwakilan suara anak Indonesia melalui  Forum Anak Nasional.

Diharapkan momen   Peringatan HAN  2018  ini dapat menggugah dan  meningkatkan kepedulian setiap individu, orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha,  media, dan anak serta pemerintah pusat dan daerah akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Banyak  kebijakan,  program,  dan  kegiatan  yang telah  dibuat  dan  dilaksanakan   di seluruh tingkatan wilayah,  namun  pemenuhan   hak  dan  perlindungan anak  belum optimal.  Hal ini  antara lain terlihat dari  masih banyaknya  anak yang tidak memiliki akta  kelahiran, informasi yang ada belum  ramah  anak, mudahnya  anak  mengakses pornografi, masih terbatasnya wadah partisipasi anak dan suara anak belum mewarnai proses   pembangunan.  di  bidang  kesehatan  masih   banyak   masalah kesehatan anak, di bidang pendidikan  belum semua  anak mendapatkan pendidikan,   terbatasnya  ruang   kreatifitas  anak,   masih   banyaknya   pekerja   anak,   maraknya kekerasan kepada  anak, baik  kekerasan di rumah,  di jalan, di   sekolah  dan  tempat• tempat umum lainnya, masih banyak anak berkebutuhan khusus yang belum terpenuhi haknya,  maraknya  anak  yang  dijadikan  sebagai   pelaku   terorisme,  dan pengedar narkoba.  Semua  ini  tentunya  akan  berdampak pada   tumbuh  kembang anak  dan kehidupan mereka pada saat  dewasa.

Hal tersebut perlu dicegah  dengan  cara menciptakan lingkungan yang kondusif untuk memberikan perlindungan dan tumbuh kembang anak yang optimal. Lingkungan yang kondusif harus dimulai  dari dalam keluarga karena keluarga adalah  lembaga pertama dan utama yang dapat menciptakan anak GENIUS (Gesit Empati beraNI Unggul Sehat)".

Konsep utama yang harus diperhatikan dalam menciptakan anak  GENIUS adalah  pola pengasuhan yang berkualitas yang didapat dari keluarga sebagai pengasuh utama dan pertama bagi anak. Hal ini dapat dicapai  dengan  memberikan pemenuhan hak anak dengan    membangun   komunikasi  yang   baik  antar  anggota   keluarga,   sehingga ketahanan dalam keluarga dapat terbentuk.

Panduan Pelaksanaan Hari Anak Nasional Tahun 2018 sebagai berikut :

Pedoman dan Materi HAN 2018.zip

 

Hari Anak Nasional sudah dekat, 23 Juli 2019.

Yuk ikut ramaikan media sosial dalam rangka Hari Anak Nasional dengan menggunakan twibbon yang bisa kalian download pada tautan link sebagai berikut:.... 


dan captionnya:

Saya __ , mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2019 untuk seluruh anak-anak Indonesia di mana pun berada.

Himpun ilmu seluas kita bisa. Selalu semangat kejar mimpi kita dan lembutkan budi baik dengan amal ibadah.

Yuk kita sama-sama menjaga dan melindungi hak anak-anak Indonesia. Menjaga hak satu anak berarti melindungi masa depan bangsa Indonesia.

Bersama kita wujudkan Indonesia Layak Anak/ IDOLA tahun 2030.

#KitaAnakIndonesiaKitaGembira
#HAN2019
#HariAnakNasional2019
#MimpiAnakNegeri
#KemenPPPA
#IndonesiaLayakAnak

BLAST TWIBBON HAN 2019

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (61)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (81)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (46)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (75)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (258)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…