Industri Rumahan Berdayakan Perempuan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2770 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Para Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mendorong terus bertumbuhnya industri rumahan yang terbukti menyerap banyak sekali tenaga kerja perempuan dan kaum ibu.

Menurut Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Agum Gumelar, di sektor industri rumahan, kaum perempuan dan ibu-ibu dapat mengerjakan berbagai produk seperti kerajinan tangan yang pengerjaannya tidak perlu harus datang ke perusahaan.

"Kaum perempuan, ibu-ibu dapat mengerjakan produk pesanan dari perusahaan di rumah, sehingga peran sebagai ibu tetap dapat dilaksanakan seperti membimbing anak, menyelesaikan pekerjaan rumah," kata Linda, di Yogyakarta, Sabtu 20 Agustus 2011.

Menurut Linda, keterlibatan ibu-ibu dalam industri rumahan ini juga terbukti dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga. "Berbagai program dari pemerintah juga disiapkan untuk mendorong keterlibatan kaum perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Dia menuturkan, mengembangkan industri rumahan tidaklah mudah karena dibutuhkan ketrampilan dan ketangkasan sesuai produk yang akan dibuat untuk memenuhi pesanan dari pembeli.

"Untuk mencapai kepercayaan kepada pembeli, apalagi bagi dunia luar tidak mudah. Namun kenyataannya, dengan ketrampilan dan keuletan kaum ibu ini, produknya tetap diminati pembeli dari luar negeri," ujar Linda.

Lebih lanjut, Linda menyatakan peranan pihak swasta juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri rumahan. Sebab, untuk mencapai kesepakatan dengan pembeli dari luar negeri juga tidak mudah. "Kalau hanya mengandalkan pemerintah, industri rumahan tidak dapat berkembang cepat. Hal sangat berbeda jika ada pihak swasta juga dilibatkan," tuturnya.

(sumber: vivanews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (10)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (9)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (17)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (9)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (28)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…