Industri Rumahan Berdayakan Perempuan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2324 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Para Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan mendorong terus bertumbuhnya industri rumahan yang terbukti menyerap banyak sekali tenaga kerja perempuan dan kaum ibu.

Menurut Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Agum Gumelar, di sektor industri rumahan, kaum perempuan dan ibu-ibu dapat mengerjakan berbagai produk seperti kerajinan tangan yang pengerjaannya tidak perlu harus datang ke perusahaan.

"Kaum perempuan, ibu-ibu dapat mengerjakan produk pesanan dari perusahaan di rumah, sehingga peran sebagai ibu tetap dapat dilaksanakan seperti membimbing anak, menyelesaikan pekerjaan rumah," kata Linda, di Yogyakarta, Sabtu 20 Agustus 2011.

Menurut Linda, keterlibatan ibu-ibu dalam industri rumahan ini juga terbukti dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga. "Berbagai program dari pemerintah juga disiapkan untuk mendorong keterlibatan kaum perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Dia menuturkan, mengembangkan industri rumahan tidaklah mudah karena dibutuhkan ketrampilan dan ketangkasan sesuai produk yang akan dibuat untuk memenuhi pesanan dari pembeli.

"Untuk mencapai kepercayaan kepada pembeli, apalagi bagi dunia luar tidak mudah. Namun kenyataannya, dengan ketrampilan dan keuletan kaum ibu ini, produknya tetap diminati pembeli dari luar negeri," ujar Linda.

Lebih lanjut, Linda menyatakan peranan pihak swasta juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri rumahan. Sebab, untuk mencapai kesepakatan dengan pembeli dari luar negeri juga tidak mudah. "Kalau hanya mengandalkan pemerintah, industri rumahan tidak dapat berkembang cepat. Hal sangat berbeda jika ada pihak swasta juga dilibatkan," tuturnya.

(sumber: vivanews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (41)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (43)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.
Siaran Pers, Sabtu, 14 September 2019

Forum Anak Bukan Organisasi Eksklusif (90)

Bali (14/9) – Ada satu syarat utama untuk menjadi anggota Forum Anak, yakni masih berusia anak atau di bawah 18…
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Perlindungan Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas (82)

Disabilitas merupakan bagian dari keberagaman
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Tingkatkan Partisipasi Anak, Kemen PPPA Perkuat Peran Forum Anak (80)

Bali (13/09) – Partisipasi anak, merupakan satu dari 5 hak dasar anak yang terendah dalam hal pemenuhannya