Menteri Linda Kaget Topi Nazaruddin Ada di Bantul

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1441 Kali

Meneg PP & PA Linda Amalia Sari Gumelar Mengunjungi Para Perajin Perempuan di Perusahaan Kerajinan Infinity di Jetis Bantul, Yogyakarta, Sabtu Pagi (20/8).
Foto: Dian Ekawati / Humas KPP & PA


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengadakan kunjungan ke kelompok binaan kerajinan tradisional rakyat di Bantul pada Sabtu (20/8). Tepatnya, di PT Infiniti Multi Kreasi Di Jalan Imogiri Barat KM 14.5 Kralas, Jetis, Bantul. Di sana ia bemaksud untuk melihat pemberdayaan perempuan dalam industri rumah tangga.

Di sebuah bangunan yang mirip gudang itu, Linda tampak bersemangat berkeliling melihat kerajinan-kerajinan hasil karya perempuan Bantul. Tas dari enceng gondok, kotak dari daun pandan, hingga cermin-cermin hasil karya masyarakat Bantul. Poduk-produk tersebut merupakan produk yang khusus untuk ekspor.

"Lho ini kan dari Kolombia?," kata Linda saat melihat sebuah topi mirip yang dipakai Nazaruddin saat wawancara vis Skype di sebuah stasiun televisi.

General Manager perusahaan kerajinan dari bahan alami itu Nanik Susetyo langsung menjawab,"lho kita yang ekspor ke Kolombia kok bu."

Beberapa kali berkeliling, linda menyimpulkan bahwa industri rumah tangga semacam yang didirkan PT Infiniti patut menjadi contoh. Apalagi karya-karya yang dihasilkan oleh kebanyakan ibu rumah tangga itu berkualitas, hingga diekspor ke mancanegara hingga menghasilkan devisa.

"Industri rumah tangga ini menunjukkan peran perempuan dalam proses pembangunan, hal ini patut dicontoh," ujarnya

Ia menambahkan, industri rumah tangga semacam kerajinan sangat menguntungkan, khususnya untuk ibu rumah tangga. Sambil mengurusi rumah tangga,misalnya momong anak danusami, para ibu juga bisa menghasilkan.

"sisi ekonomi juga harus diberdayakan, kalau tidak ya omong kosong," jelasnya.

Linda melanjutkan, usaha industri rumah tangga saat ini bisa disalurkan melalui beberapa program antara lain Kredit Usaha Rakyat maupun PnPm Mandiri. Ia mengapreasiasi apayang dilakukan oleh industi umah tangga tesebut karena membangun jaringan hingga ekspor tidak mudah.

(sumber: antaranews.com)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (6)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (16)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (59)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (83)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (82)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…