Selamat Datang Buat Darsem, TKI yang Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1964 Kali

JAKARTA - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar menyampaikan selamat datang kepada Darsem, tenaga kerja wanita yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. "Kepada Darsem, kita menyampaikan selamat datang," kata Menteri Linda di Komplek Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, terkait kepulangan Darsem dari Saudi Arabia pada Rabu Pagi (13/7).

Linda mengatakan, dirinya mengharapkan masyarakat dan media untuk memberikan kesempatan bagi Darsem guna menyembuhkan trauma dan shock yang dialaminya terlebih dahulu. "Penting kita berikan kesempatan bisa "recover" (sembuh) dulu dari shock yang dialami, tentu ada trauma juga dan ini juga perlu ada pemahaman dari masyarakat untuk memberikan kesempatan," katanya.

Ia menambahkan, kasus Darsem ini harus menjadi pelajaran bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Menurut dia, perlu adanya pemahaman sosial, budaya dan hukum yang memadai bagi mereka yang ingin bekerja ke luar negeri.

Sementara itu, Rabu (13/7), Darsem akan tiba di tanah air setelah dibebaskan dari hukuman pancung di Arab saudi. Darsem, buruh migran asal Kampung Truntum RT 9 RW 4, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, divonis hukuman mati oleh pengadilan Arab Saudi pada 6 Mei 2009 karena dinyatakan terbukti bersalah membunuh majikannya pada Desember 2007. Darsem mengaku pembunuhan terjadi karena membela diri saat akan diperkosa.

Berkat kerja sama antara pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan Pejabat Gubernur Riyadh, Darsem akhirnya dibebaskan setela mendapatkan maaf dari ahli waris korban dengan kompensasi membayar uang diyat sebesar 2 juta riyal atau sekitar Rp 4,7 miliar.

[sumber: republika.co.id]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (67)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (51)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (110)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (146)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (109)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…