Meneg PP & PA Usulkan Pengiriman TKW ke Arab Dihentikan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1203 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar memberikan arahan kepada Gubernur dan DPRD Propinsi Jawa Barat, Senin Siang [20/6].
Teks dan Foto: Eti Sri Nurhayati / Humas KPP & PA


Bandung - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar menyayangkan sikap Arab Saudi terkait hukuman pancung terhadap TKI, Ruyati binti Satubi. Menurut Linda, pihaknya merasa kecolongan atas kasus yang menimpa Ruyati tersebut. Ruyati dieksekusi pancung pada Sabtu kemarin atas vonis pembunuhan seorang perempuan Arab Saudi.

Seusai menghadiri dialog bersama Gubernur Jawa Barat Achmad Heriawan di Gedung Sate Bandung, Senin (20/6), Linda mengatakan pihaknya memrotes keras langkah Pemerintah Arab Saudi yang memancung Ruyati. Pihaknya juga akan menyelidiki kasus itu dan akan mengusulkan agar pemerintah menghentikan pengiriman TKW ke Arab Saudi.

Linda pun berjanji akan mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk merevisi undang-undang tentang perlindungan tenaga kerja wanita di luar negeri. Menurut Linda, UU itu hanya menekankan terhadap penempatan TKI di luar negeri. Sedangkan pasal perlindungan TKW di luar negeri hanya menyebutkan TKW yang hamil tidak boleh menjadi TKI. Linda menilai UU TKI itu mendesak untuk direvisi kembali agar perlindungan TKW menjadi lebih maksimal.

sumber:metrotvnews.com

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (57)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (73)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (43)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (69)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (252)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…