Pemerintah Sulawesi Tenggara Dinilai Peduli Kesetaraan Gender

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 2307 Kali

Kendari: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada pemerintah Sulawesi Tenggara [Sultra]. Propinsi ini dinilai mampua menempatkan program kesetaraan gender sebagai salah satu program prioritas pembangunan.

"Kalau secara umum menyampaikan suatu apresiasi kepada Sulawesi Tenggara yang indeks development gender itu ada peningkatan dibandingkan dua tahun lalu. Akomitmen kuat dari pemerintah propinsi," ujar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar di Kendari, Kamis [9/6].

Linda menaruh harapan besar pada propinsi ini segera menjadi daerah terbaik dalam mengaplikasikan kesetaraan gender. "Tentu kita berharap banyak pada propinsi ini bisa membangkitkan atau menggambarkan kesetaraan gender yang baik. Sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan ya," Ujar Istri Agum Gumelar.

Dia mengatakan, sedang mengupayakan terbentuknya kota layak anak di propinsi ini. Upaya ini mendapat sambutan baik. "Sekarang saya mencoba mendorong untuk terbangun suatu perlindungan dan tumbuh kembang anak yang baik disini melalui faktor kota layak anak 2011 ini memberikan advokasi tentang pengembangan kota layak anak di Sulawesi Tenggara ini."

Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam kepada wartawan mengungkapkan, pemgarustamaan gender salah satu prioritas utama tahun 2008. Untuk mencapai tujuan ini, telah menyelaraskan antara program sejenis pusat dengan daerah. "Jadi pengarustamaan gender itu menjadi salah satu program utama di pemerintahan saya periode 2008-2013".

Nur Alam mengatakan, Sulawesi Tenggara terus mengalami peningkatan dalam indeks pembangunan masyarakat [IPM], meskipun dia tidak menampik untuk mendapatkan peningkatan itu tak semudah membalikan telapak tangan. Untuk menaikan IPM terdapat sejumlah faktor penentu. "Proses perbaikan IPM ini kan banyak item yang terkait. Karena itu kami memang harus jeli mengatasinya.

[sumber: jurnalnasional.com]

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (28)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (28)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (30)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (21)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (45)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…