Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Timur Tengah DiPulangkan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1705 Kali

TKI dari Arab Saudi dan Negara-Negara Timur Tengah yang bermasalah dipulangkan secara bertahap. Pemulangannya bergelombang, selain dari Arab juga berasal dari Yordania, Kuwait dan Qatar. Kemarin 392 TKI yang terdiri dari 184 orang dari Jeddah dan 208 orang dari Yordania. Sementara jumlah TKI yang dupulangkan dari Jeddah dan Ammaan berjumlah 340 orang yang terdiri dari 339 perempuan dan 1 laki-laki termasuk diantaranya 36 bayi dan 14 anak-anak. Mereka tiba di Bandar Udara Soekarno Hatta, Jakarta. Mereka dipulangkan karena melebihi waktu tinggal yang diizinkan, dokumennya tidak lengkap, atau paspor dan visanya telah kedaluawarsa.

Kedatangannya kemarin 20 Januari 2010 di Bandara Soekarno Hatta di Sambut oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ny.Linda Amalia Sari Gumelar, S.IP. Ibu Menteri bersama Menteri Tenaga Kerja, Menteri Luar Negeri, Kepala BNP2TKI , Deputi Menko Kesra, Dirjen Departemen Sosial, dan Wakil dari Departemen Perhubungan.

Dari jumlah tersebut 50 diantaranya membawa anak yang lahir disana hasil dari perkosaan. Untuk sementara waktu mereka yang bermasah akan ditampung di Departemen Sosial, sedangkan yang tidak bermasalah dipulangkan segera ke daerah asalnya. Pemerintah akan melihat kemungkinan adanya kasus traficking, dan akan mengambil tindakan tegas apabila terbukti PJTKI nakal misalnya memalsukan identitas korban, dan lain sebagainya.

Sumber tempo menyebutkan bahwa Umumnya TKI mendapat masalah karena tidak memiliki ketrampilan yang memadai. Apabila dibandingkan dengan pekerja dari negara lain, Tenaga kerja Indonesia lebih banyak yang bermasalah. Sebagai contoh Filipina jumlah tenaga kerjanya yang bermasalah kurang dari 1 persen. Padahal jumlah pekerja dari Filipina lebih banyak yakni 1 juta orang, sedangkan dari Indonesia 800 ribu orang. Kedutaan Besar Indonesia berencana melakukan pengurangan tenaga kerja informal untuk mengurangi TKI bermasalah.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Berbaju Adat NTT, Presiden Akan Sampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Nusantara (71)

Presiden Joko Widodo pada Jumat, 14 Agustus 2020, akan menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato…
Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Kesetaraan Gender di Ruang Redaksi Media (47)

Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan mengatakan saat ini, seringkali pemberitaan di media massa cenderung menyudutkan dan mengeksploitasi…
Siaran Pers, Jumat, 14 Agustus 2020

Kemen PPPA Berikan Pendampingan Psikologi Pada Anak Korban Kekerasan Seksual di Sukabumi   (60)

Kabandungan, Kab. Sukabumi (14/08) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan pendampingan psikologi untuk menghilangkan trauma kepada…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 di Serang, Banten Harus Bangkit dari Situasi Sulit (35)

”Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini, telah menimbulkan berbagai dampak negatif terutama bagi kaum perempuan dan anak sebagai kelompok…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Perempuan Berdaya, Perempuan Setara  (42)

Jakarta (11/08) - Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu dari 7 agenda pembangunan lima tahun ke…