Media Kompas mengundang Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1699 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Linda Amalia Sari berkesempatan diundang oleh media harian Kompas dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama dalam menyampaikan informasi pemberdayaan perempuan dan perlindunagn anak ke masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut Ibu Menteri menyampaikan keprihatinan dan menyesalkan banyaknya peraturan daerah yang diberlakukan saat ini diskriminatif, melecehkan, dan merendahkan perempuan. Jika ini tidak dikoreksi dan dipertimbangkan kembali, bangsa ini akan merugi dan perempuan tetap menjadi korban.

Selain itu, Ibu Menteri juga memaparkan program 100 hari pertama rencana kerja 2010-2014. Beberapa kegiatan dalam program 100 hari, antara lain, penyelesaian program sebelumnya, yaitu memperkuat kemampuan kelembagaan pengarusutamaan gender (PUG), penyusunan naskah akademis RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender, serta mempersiapkan pelatih Anggaran Responsif Gender (ARG).

Kemudian, untuk melindungi perempuan dan anak dari tindak kekerasan akan dilakukan penerbitan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Layanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan serta evaluasi terhadap pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Selain itu, juga meningkatkan kualitas hidup perempuan dan pemenuhan hak anak serta sejumlah program lain.

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 20 Februari 2020

Fungsi Ditambah, DPR RI Dorong Tambahan Anggaran Kemen PPPA (57)

Dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas) yang dilaksanakan pada 9 Januari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengamanahkan untuk menambah fungsi…
Siaran Pers, Selasa, 18 Februari 2020

Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Melalui Media Online Mengkhawatirkan, Menteri PPPA Angkat Suara (123)

Menanggapi maraknya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak dengan modus iming-iming pekerjaan bergaji tinggi melalui aplikasi media sosial, Menteri Pemberdayaan…
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (41)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (20)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (19)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017