Akademisi Perempuan Diminta Tanamkan Sadar Budaya

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1238 Kali

Tantangan yang dihadapi para akademisi perempuan di perguruan tinggi (PT) diantaranya menanamkan kesadaran budaya yang bersifat kritis, khususnya permasalahan perempuan dan anak. Sedangkan lainnya membangun model dan sistem pemberdayaan dan perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak.

Menneg PP Meutia Hatta Swasono mengemukakan hal itu dalam pidato sambutannya yang dibacakan Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Dra. Setiawati M.Sc. dihadapan peserta forum Rembug Nasional Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makasar, Sabtu (16/5).

Menurutnya, model dan sistem pemberdayaan dan perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak yang ditawarkan PT merupakan sumbangsih penting demi terlaksananya pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Meutia menyarankan, guna mendukung cita-cita membangun PT dalam skala kelas dunia, para akademisi perempuan mendukung misi Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, yaitu peningkatan kualitas hidup perempuan, memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses politik dan jabatan publik, menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak, penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof.Dr. Azhar Arsyad, MA. menambahkan target pencapaian PT dalam skala kelas dunia upaya yang harus dikejar masing-masing PT.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (41)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (43)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.
Siaran Pers, Sabtu, 14 September 2019

Forum Anak Bukan Organisasi Eksklusif (90)

Bali (14/9) – Ada satu syarat utama untuk menjadi anggota Forum Anak, yakni masih berusia anak atau di bawah 18…
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Perlindungan Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas (82)

Disabilitas merupakan bagian dari keberagaman
Siaran Pers, Jumat, 13 September 2019

Tingkatkan Partisipasi Anak, Kemen PPPA Perkuat Peran Forum Anak (80)

Bali (13/09) – Partisipasi anak, merupakan satu dari 5 hak dasar anak yang terendah dalam hal pemenuhannya