Akademisi Perempuan Diminta Tanamkan Sadar Budaya

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1588 Kali

Tantangan yang dihadapi para akademisi perempuan di perguruan tinggi (PT) diantaranya menanamkan kesadaran budaya yang bersifat kritis, khususnya permasalahan perempuan dan anak. Sedangkan lainnya membangun model dan sistem pemberdayaan dan perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak.

Menneg PP Meutia Hatta Swasono mengemukakan hal itu dalam pidato sambutannya yang dibacakan Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Dra. Setiawati M.Sc. dihadapan peserta forum Rembug Nasional Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makasar, Sabtu (16/5).

Menurutnya, model dan sistem pemberdayaan dan perlindungan terpadu bagi perempuan dan anak yang ditawarkan PT merupakan sumbangsih penting demi terlaksananya pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Meutia menyarankan, guna mendukung cita-cita membangun PT dalam skala kelas dunia, para akademisi perempuan mendukung misi Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, yaitu peningkatan kualitas hidup perempuan, memajukan tingkat keterlibatan perempuan dalam proses politik dan jabatan publik, menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak, penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof.Dr. Azhar Arsyad, MA. menambahkan target pencapaian PT dalam skala kelas dunia upaya yang harus dikejar masing-masing PT.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (64)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (85)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (80)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (61)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (128)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.